Pura Campuhan Windhu Segara Jadi Tempat Melukat Favorit, Utamanya saat Purnama dan Hari Raya Lainnya

Pada hari purnama, masyarakat Bali khususnya umat Hindu, biasa melukat di Pura Campuhan Windhu Segara, dan sudah menjadi favorit.

Pura Campuhan Windhu Segara Jadi Tempat Melukat Favorit, Utamanya saat Purnama dan Hari Raya Lainnya
Tribun Bali/M.Firdian Sani
Umat Hindu di Bali sedang melaksanakan upacara pengelukatan pada hari Purnama di Pura Campuhan Windhu Segara, Padang Galak Kesiman, Denpasar, Jumat (19/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM- DENPASAR - Umat Hindu di Bali masih sangat terjaga adat dan kebudayaannya.

Pada hari purnama, masyarakat Bali khususnya umat Hindu, biasa melukat di Pura Campuhan Windhu Segara, dan sudah menjadi favorit.

Melukat diartikan sebagai sarana membersihkan diri (aggra sarira) dan fisik dan hati atau pikiran (stula sarira).

Pura Campuhan Windhu Segara terletak di Pantai Padanggalak, Kesiman, Denpasar Timur, Bali.

Pura berada di pantai tepat di antara pertemuan pantai dengan air aliran sungai.

Pura ini menjadi tempat melukat favorit sejak tahun berdirinya yaitu tahun 2005 dan disahkan oleh Mangku Pastika pada tahun 2016.

Baca: TRIBUN WIKI - Melukat di Klungkung & Karangasem, Patirtaan Tadah Uwuk Sembuhkan Penyakit Kutukan

Baca: TRIBUN WIKI - 6 Tempat di Gianyar yang Bisa Kamu Kunjungi untuk Melukat

"Pura ini ramai ketika Hari Raya Umat Hindu, seperti purnama, tilem, dan rerainan," ujar Ketut Mariasa (64) kepada Tribun Bali.

Purnama kali ini jatuh pada tanggal 19 April.

Ketut Mariasa mengatakan pengujungpun ramai dari pagi hari sampai malam pukul 24.00 Wita.

Halaman
12
Penulis: Uploader bali
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved