Puri Desa Gobleg Simpan 23 Keping Prasasti Era Kerajaan, Muat Tentang Batas-batas Wilayah Tamblingan

Dari proses identifikasi terkuak bahwa prasasti yang terbuat dari bahan tembaga itu memuat tentang pajak serta batas-batas wilayah Tamblingan

Puri Desa Gobleg Simpan 23 Keping Prasasti Era Kerajaan, Muat Tentang Batas-batas Wilayah Tamblingan
Tribun Bali/Ratu Ayu
Sebanyak 23 keping prasasti, tersimpan rapi di Puri Desa Gobleg, yang terletak di Banjar Dinas Tengah, Buleleng. Prasasti-prasasti tersebut sempat diidentifikasi oleh Balai Arkeologi (Balar Bali). 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Banjar Dinas Tengah, merupakan satu dari empat banjar yang ada di Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Buleleng.

Wilayah dengan jumlah penduduk mencapai 1.028 jiwa ini menyimpan sejumlah prasasti bersejarah di era tiga kerajaan yakni Raja Udayana, Raja Ugrasena, dan Raja Suradhipa.

Sebanyak 23 keping prasasti tersimpan rapi di Puri Desa Gobleg yang terletak di Banjar Dinas Tengah.

Beberapa waktu lalu prasasti itu diidentifikasi oleh Balai Arkeologi (Balar Bali).

Dari proses identifikasi itu terkuak bahwa prasasti yang terbuat dari bahan tembaga itu memuat tentang pajak serta batas-batas wilayah Tamblingan yang konon dulunya menjadi pemukiman warga Desa Gobleg.

Prasasti-prasasti itu diletakkan dalam dua wadah yang berbeda yakni di dalam sebuah guci dengan jumlah 15 lempeng, serta di dalam keropak sebanyak delapan lempeng.

Khusus prasasti yang ada di dalam guci ditemukan oleh warga terkubur di wilayah Pura Endek, Desa Gobleg pada tahun 2001 lalu.

Saat digali, ditemukan sebuah guci dengan ukuran yang cukup besar. Di dalam guci itulah terdapat 15 lempeng prasasti  dengan tulisan aksara Jawa Kuno.

Sementara prasasti yang tersimpan di dalam keropak mulanya ditemukan di Pura Batur, Desa Gobleg.

Tidak ada yang tahu sejak kapan prasasti itu ditemukan. Namun yang jelas, prasasti dengan panjang 42.4  sentimeter serta lebar 8.7 sentimter itu sudah cukup lama tersimpan di Puri Desa Gobleg.

Halaman
123
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved