Suwirta Temui Jokowi, Eks Galian C Disetujui Jadi Lokasi Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Senin (22/4/2019) berkesempatan menghadap Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta.

Suwirta Temui Jokowi, Eks Galian C Disetujui Jadi Lokasi Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kondisi kawasan eks Galian C di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, Selasa (23/4). Lokasi ini rencananya akan dibangun pusat kebudayaan Bali dan usulan ini ditindaklanjuti Presiden Jokowi. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Senin (22/4/2019) berkesempatan menghadap Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi menyetujui beberapa skala prioritas pembangunan di Bali, beberapa di antaranya berada di Klungkung, yakni rencana pembangunan pusat kebudayaan Bali di kawasan Eks Galian C, Gunaksa  serta penyelesaian jalan lingkar Nusa Penida.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat dikonfirmasi terkait hal ini menjelaskan, dirinya bertemu dengan presiden bersama dengan Gubernur Bali I Wayan Koster dan beberapa bupati lainnya di Bali.

Saat bertemu dengan Jokowi, Wayan Koster sempat menyampaikan beberapa usulan pembangunan prioritas di Bali.

Demikian juga para bupati yang hadir, ikut  menyampaikan apa saja pembangunan yang menjadi prioritas di wilayahnya masing-masing, langsung di hadapan Jokowi dan beberapa menteri yang hadir.

Baca: Rai Mantra Tinjau Langsung Pelaksanaan UN Tingkat SMP di Kota Denpasar

Baca: Penerapan Parkir Progresif di Pasar Badung Terancam Batal, Pedagang : Ini Bukan Mal

Ketika itu ada beberapa menteri yang mendampingi Jokowi, seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PUPR Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil serta staf khusus Presiden Ari Dwipayana.

"Dalam kesempatan itu, saya sampaikan kembali apa usulan prioritas kami dari Pemkab Klungkung. Khususnya di Nusa Penida yang menjadi fokus pembangunan di Klungkung. Misalnya rencana pembangunan Pelabuhan Segitiga Emas, Jalan Lingkar Nusa Penida, termasuk pembanguan tanggul yang sudah  urgent karena abrasi telah memakan badan jalan di Nusa Penida," ujar Nyoman Suwirta, Selasa (23/4/2019)

Ternyata respons Jokowi terhadap usulan tersebut sangat baik.

Jokowi bahkan ketika itu, langsung meminta Menteri PUPR untuk memprogramkan pembangunan pusat Kebudayaan Bali di Kawasan Eks Galian C di tahun 2020.

Baca: Patah Paha Kaki karena Kecelakaan, Ngurah Kade Ditandu Demi Ikuti UNBK & Bikin Trenyuh Kepsek SMPN 3

Baca: Bupati Suwirta Buka Futsal U-21 Bupati Cup Klungkung 2019, Jadikan Ajang Silaturahmi Antara Atlet

Sesuai dengan usulan Wayan Koster, rencananya di Pusat Kebudayaan Bali ini akan dilengkapi fasilitas panggung terbuka berkapasitas 25.000 orang, dan gedung seni multifungsi berteknologi modern termasuk museum tematik (tekstil Bali, musik, tari, seni rupa, arsitektur, pengobatan tradisional hingga raja-raja Bali).

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved