F3G Lembata Diresmikan di Lippo Mall Kuta, Dapat Dukungan Stakeholder Pariwisata Bali

Acara peresmian Festival 3 Gunung (F3G) Kabupaten Lembata diiresmikan oleh Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur

F3G Lembata Diresmikan di Lippo Mall Kuta, Dapat Dukungan Stakeholder Pariwisata Bali
Tribun Bali/Rino Gale
Suasana persemian launching Festival 3 Gunung dilaksanakan di Lippo Mall Kuta, dihadiri oleh 300 undangan dari stakeholder Pariwisata Bali dan diresmikan oleh Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, Rabu (24/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Setelah mendapatkan dukungan dari stakeholder pariwisata Bali dan pemerintah Bali, khususnya Kadis Pariwisata Badung Bali, acara peresmian Festival 3 Gunung (F3G) Kabupaten Lembata diiresmikan oleh Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, di Lippo Mall Kuta, Rabu (24/4/2019)

Diketahui, Kabupaten Lembata merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki banyak potensi wisata unik dan menarik, baik wisata alam maupun keanekaragaman budayanya.

Sejalan dengan RPJMN dan RPJMD Provinsi NTT, RPJMD Kabupaten Lembata Periode Tahun 2017-2022 juga menempatkan sektor pariwisata sebagai sektor utama atau leading sector.

Baca: 250 Warga Australia dan Selandia Baru Ikuti Peringatan Hari ANZAC 2019 di Bali

Baca: Silaturahmi dengan Warga, Gung Tri Dapat Dukungan dari Warga di Pengambengan Jembrana

Yentji Sunur mengatakan, salah satu langkah strategis menyatukan dan menggerakkan masyarakat pelaku usaha pariwisata untuk meningkatkan daya jual pariwisata di Kabupaten Lembata adalah dengan menggelar suatu produk event wisata yang bertajuk F3G.

F3G adalah suatu paket kemasan produk wisata Lembata yang berisi rangkaian event yang diselenggarakan dengan tujuan mendorong pertumbuhan dan pengembangan destinasi pariwisata Kabupaten Lembata sebagai daerah tujuan wisata baru nasional dan dunia, guna mendorong kemandirian ekonomi daerah menuju peningkatan kesejahteraan rakyat.

Produk wisata Kabupaten Lembata Festival 3 Gunung ini telah diperkenalkan dan mulai dilaksanakan pertama kali pada tahun 2018.

"Pada tahun 2019 dan ke depannya, Festival 3 Gunung Lembata memasuki tahap pemasaran dalam rangka mendapatkan nilai ekonomi, guna mendorong kemandirian ekonomi daerah menuju peningkatan kesejahteraan rakyat. Untuk mencapai tujuan tersebut, perlu dilakukan promosi dan pemasaran secara langsung kepada pelaku pasar wisata," ujarnya.

Baca: Kerja Sama dengan Australia, Bandara Ngurah Rai Gelar Pelatihan Peningkatan Keamanan Petugas Bandara

Baca: Jambret iPhone X Milik WN Malaysia, Kadek Moyo Babak Belur Dihajar Warga

Beragam aktivitas di dalam F3G Tahun 2019 dengan puncak event tanggal 26-31 Agustus 2019 (one product, ten activity, hundred reward) yang meningkat setiap tahunnya, antara lain meliputi, Festival Nale Wisata Religi Bukit Doa, Tun Kwar, Rewa Ika Lamalera Whale Catching, Adventure, Tobu Namafata, Legerek, Misa Arwah, Misa Leva, Leva Nuang, Visit Barter and Night Market, Gala Desa, Land Tours and Travel Village, dan Semarak Menuju Puncak F3G.

Untuk Main Events Of Blue Mountain Tours yakni Blue Mountain Tours (BMT), Lembata, International Heritage Walk, NTT Fashion Carnival, Festival Paralayang Internasional
 Sport Tourism (lomba dayung), Lembata Youth Music and Film Festival, Lembata Sunset Trail Family Fun Running Race, Festival Sole Oha, Koreografi Tarian Adat/Atraksi Asli Daerah Lembata, Pentas Seni Budaya, Land Tours and Travel Village, Nuhanera dan Hukung Dive, Pameran Produk Kerajinan dan Kuliner Asli Lembata, Lamalera Whale Catching Demonstration, Lembata International Documentary, Festival Payung Nusantara, Ile Lewotolok, Eksebitihion Volcano FootBall, Atraksi Ahar dan Hadok, Land Tours and Travel Village.

Sedangkan pasca event F3G yakni Festival Literasi, Expo Budaya Uyelewun Raya, Reka Uta, Land Tours and Travel Village.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved