Krama Adat Bantu Padamkan Kobaran Api

Kebakaran sebuah rumah kembali diduga disebabkan oleh percikan api dupa

Krama Adat Bantu Padamkan Kobaran Api
Dok Polres Tabanan
Suasana saat usai kebakaran di rumah korban di Banjar Suradadi, Desa Belimbing, kecamatan Pupuan, Tabanan, Kamis (25/4). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN– Kebakaran sebuah rumah kembali diduga disebabkan oleh percikan api dupa.

Sebuah rumah milik I Ketut Mawi (65) di Banjar Suradadi, Desa Belimbing, kecamatan Pupuan, Tabanan, mengalami kebakaran, Kamis (25/4).

Sebagian peralatan rumahnya pun hancur dan kerugian ditaksir mencapai Rp 150 Juta lebih.

“Kebakaran diduga berasal dari percikan api dupa yang lupa dipadamkan pemilik rumah,” ujar Kapolsek Pupuan, AKP Ida Bagus Mahendra.

AKP Mahendra menuturkan, peristiwa tersebut terjadi saat rumah korban dalam keadaan kosong karena sedang membantu di tetangga yang melaksanakan upacara manusa yadnya.

Dan sekitar pukul 12.45 ada saksi, I nengah Suriasa (53) yang juga sedang membantu di upacara tersebut melihat kepulan asap dari rumah korban.

Penasaran, saksi ini kemudian mengecek kepulan asap tersebut yang ternyata rumah korban mengalami kebakaran.

“Setelah ternate rumah korban terbakar, saksi kemudian teriak dan minta tolong untuk membantu memadamkan api. Semua warga yang saat itu ngopin pun membantu dengan peralatan seadanya,” ujarnya.

Dalam watu satu jam, kata dia, api berhasil dipadamkan. Dan tak lama berselang lama mobil pemadam kebakaran datang hanya untuk pendinginan api agar tak berkobar lagi.

Akibat peristiwa tersebut sejumlah barang milik korban seperti perabotan rumah tangga, barang elektronik, dan uang tunai sebanyak Rp 5 juta yang disimpan di almari korban hangus terbakar. Sehingga kerugian ditaksir sekitar Rp 150 Juta.

“Kami imbau kepada warga kalau usai sembahyang dupa dimatikan, apalagi rumah ditinggal dalam keadaan kosong. Karena kerap kali penyebab kebakaran adalah dari percikap api, sehingga sangat dimohonkan lebih berhati-hati,” imbaunya.(mpa)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved