Pemkab Klungkung Biayai Peluang Kerja di Kapal Pesiar, 106 Peserta Berebut 20 Besar

dari hasil pendataan setiap desa/kelurahan, ada sekitar 106 anak dari warga kurang mampu yang didaftarkan program bekerja di kapal pesiar

Pemkab Klungkung Biayai Peluang Kerja di Kapal Pesiar, 106 Peserta Berebut 20 Besar
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ratusan remaja mengikuti kegiatan seleksi bekerja di kapal pesiar di Ruang Praja Mandala, Pemkab Klungkung, Rabu (24/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Febriana (19), berdiri di depan pintu ruang Praja Mandala Pemkab Klungkung, Rabu (24/4/2019).

Hari beranjak siang, wajahnya pun kian tegang. Ia dan ratusan remaja lainnya sedang menunggu giliran mengikuti tes wawancara.

Mereka menjalankan interview terkait program bekerja di kapal pesiar yang diselenggarakan Pemkab Klungkung.

Para peserta tes berasal dari keluarga kurang mampu. Melalui program ini,  puluhan remaja tersebut berharap dapat mengubah nasib dan perekonomian keluarga.

"Tadi pagi saya sudah mengikuti tes tulis dan sekarang bersiap untuk tes wawancara. Cukup tegang karena nanti dites wawancara berbahasa Inggris," ujar Febriana saat ditemui di depan ruang Praja Mandala.

Tekad yang kuat untuk berangkat bekerja di kapal pesiar membuat dirinya jauh-jauh hari menyiapkan diri untuk proses seleksi. Menurutnya, bekerja di kapal pesiar sudah menjadi cita-citanya sejak SMP.

Tekadnya bulat karena ingin mengubah nasib dan perekonomian keluargannya menjadi lebih baik.

"Ada informasi dari kepala lingkungan terkait program ini dan saya langsung didaftarkan," ungkapnya.

Ia bertekad tidak menyianyiakan kesempatan ini. Terlebih kalau lolos seleksi, seluruh biaya keberangkatan saat bekerja di kapal pesiar akan ditanggung Pemkab Klungkung.

Ayahnya seorang pekerja swasta dan ibunya yang hanya ibu rumah tangga.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved