Aprindo Bali Akui Penjualan Eceran Kontraksi, BI Catat Kegiatan Usaha Triwulan I-2019 Masih Positif

Sesuai pola musiman, kinerja penjualan eceran pada Januari 2019 mengalami kontraksi (- 2,48) persen (mtm)

Aprindo Bali Akui Penjualan Eceran Kontraksi, BI Catat Kegiatan Usaha Triwulan I-2019 Masih Positif
Istimewa
(Foto tidak terkait berita) Suasana monitoring Aprindo Bali terhadap harga beras di sejumlah peritel modern. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sesuai pola musiman, kinerja penjualan eceran pada Januari 2019 mengalami kontraksi (- 2,48) persen (mtm).

Angka ini turun dibanding Desember 2018 yang tumbuh positif 4,52 persen (mtm).

Hal ini diamini Aprindo Bali.

Menurut Ketua Aprindo Bali, Agung Agra, pada kuartal pertama (Jan-Maret) biasanya memang berkontribusi terendah dibanding periode kuartal lainnya dalam satu tahun.

“Polanya sudah terbentuk seperti itu. Masyarakat setelah liburan akhir tahun, memasuki awal tahun mereka mulai mengerem belanjanya. Dan mulai rebound di Q2 dan mencapai puncaknya di Q4,” jelasnya kepada Tribun Bali, Jumat (26/4/2019).

Oleh karena itu, untuk mengetahui performa ritel sesungguhnya maka harus bandingkan dengan periode yang sama semisal antara Q1 2019 vs Q1 2018.

“Tidak bisa melihat dengan Q1 2019 vs Q4 2018, karena kondisinya berbeda,” katanya.

Baca: Remaja Tewas Setelah Digigit Semut, Awal Tubuh Terasa Gatal dan Panas, Ini Cara Pencegahannya

Baca: Badung Terapkan PPDB Online 2019/2020, SMP Swasta Dijatah Hibah Seragam Gratis Rp 16 Miliar

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali (KpwBI) Bali memperkirakan kontraksi terjadi pada sebagian besar kelompok barang.

Kontraksi terdalam pada kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya (-4,35) persen (mtm).

Kemudian peralatan dan komunikasi toko (-2,94) persen (mtm), dan bahan bakar kendaraan bermotor (-2,11) persen (mtm).

Halaman
123
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved