Siswa SMAN 8 Denpasar Raih Perunggu di Malaysia, Temukan Penyerap Polusi Udara dari Glodok Tiang

Prestasi menggembirakan diraih siswa-siswi SMA Negeri 8 Denpasar (Smapan). Mereka menemukan teknologi penyerap polusi udara dari pohon glodok tiang.

Siswa SMAN 8 Denpasar Raih Perunggu di Malaysia, Temukan Penyerap Polusi Udara dari Glodok Tiang
Dokumentasi Siswa Smapan/Tribun Bali
DI MALAYSIA -  Tim jurnalistik SMAN 8 Denpasar saat mengikuti festival inovasi internasional  di University Malaysia Pahang. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -- Teknologi  temuan para siswa Smapan tersebut berhasil menyerap karbonmonoksida sekitar 90 persen, hidrokarbon 95,2 persen dan karbondioksida sekitar 30,3 persen.

Prestasi menggembirakan diraih siswa-siswi SMA Negeri 8 Denpasar (Smapan).

Mereka  menemukan teknologi penyerap polusi udara dari pohon glodok tiang.

Kelima pelajar berprestasi itu yakni Ni Made Putri Liana Pratiwi (17), Puspa Ayu Faranisa (16), I Gusti Ayu Made Lisya Pradnya Dewi (17), I Putu Setiawan Harta Nugraha (16) dan I Putu Gede Krisna Yoga Yasa (17).

Saat ditemui Tribun Bali di sekolahnya, Rabu (23/4), Ni Made Putri Liana Pratiwi menceritakan ide awal temuan kelompoknya tersebut.

Kala itu pelatih bertanya tanaman apa saja di sekitar sekolah yang sering dilihat. 

Mereka mengaku sering menjumpai glodok tiang yang digunakan sebagai salah satu tanaman perindang di sekolah.

Mereka menggunakan daun tanaman tersebut sebagai obyek penelitian karena memiliki kandungan selulosanya.

“Ada kandungan selulosanya yang berfungsi untuk menyerap polusi udara,” kata Liana.

Proses penelitian dimulai dari pengumpulan daun glodok tiang  yang kering kemudian dibakar pada suhu 700 derajat Celcius.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved