Tingkatkan Kewaspadaan, PAUD Bintang Permata Denpasar Gelar Simulasi Benca Alam

Guna meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam, PAUD Bintang Permata Denpasar Timur mengadakan simulasi bencana alam

Tingkatkan Kewaspadaan, PAUD Bintang Permata Denpasar Gelar Simulasi Benca Alam
Tribun Bali/M Firdian Sani
Suasana simulasi bencana gempa di PAUD Bintang Permata Denpasar Timur, guna mempersiapkan mental anak untuk hadapi bencana alam, pada Jumat (26/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM- DENPASAR - Guna meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam, PAUD Bintang Permata Denpasar Timur mengadakan simulasi bencana alam, Jumat (26/4/2019).

Seperti yang diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menetapkan tanggal 26 April sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN), yang bertujuan untuk membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menuju Indonesia Tangguh Bencana.

Simulasi ini dilakukan oleh banyak sekolah dari berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA, tak terkecuali PAUD Bintang Permata Denpasar Timur.

Simulasi ini diikuti oleh 85 siswa-siswi, dan dilatih langsung oleh 6 guru PAUD Bintang Permata Denpasar Timur dan berlangsung selama 5 menit.

Simulasi bencana ini adalah yang pertama di PAUD Bintang Permata Denpasar.

Baca: Keuntungan Bali United Jamu Macan Kemayoran Sore Ini, Teco: Kondisi Pemain Persija Lelah

Baca: Pernikahan Sederhana & Unik Pasangan Sedulur Sikep di Pati, Tak Ada Dekorasi Namun Penuh Makna Ini

Rencananya simulasi akan terus dilakukan setiap tanggal 26 setiap bulan, agar siswa-siswi tidak lupa dan terbiasa.

Jadi, dalam setahun mereka melakukan 12 kali simulasi.

"Jadi tiap bulannya kami akan melakukan simulasi dan evakuasi bencana, baik itu kebakaran, baik itu gempa, kebetulan hari ini kami memilih untuk mengadakan simulasi gempa," ujar Ni Ekawati.

Dengan adanya simulasi ini Ni Ekawati selaku kepala sekolah PAUD Bintang Permata Denpasar Timur mengimbau agar siswa-siswinya tetap waspada terhadap bencana.

"Harapan saya anak-anak terbiasa menghadapi bencana dan mereka tahu apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat, di manapun mereka berada," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved