12 Desa di Tabanan Berpotensi Bencana Tsunami, Siswa Dilibatkan Simulasi Siaga Bencana

Ratusan warga yang terdiri masyarakat, siswa, dan instansi pemerintahan tampak sibuk melakukan simulasi bencana di Lapangan Umum Desa Tanguntiti

12 Desa di Tabanan Berpotensi Bencana Tsunami, Siswa Dilibatkan Simulasi Siaga Bencana
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Sejumlah siswa saat melakukan kegiatan simulasi kampung siaga bencana di Lapangan Umum Desa Tanguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Jumat (26/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Ratusan warga yang terdiri masyarakat, siswa, dan instansi pemerintahan tampak sibuk melakukan aktivitas di Lapangan Umum Desa Tanguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Jumat (26/4/2019) pagi.

Mereka merupakan peserta yang ikut dilibatkan dalam simulasi kampung siaga bencana yang digelar oleh BPBD Tabanan.

Hal ini bertujuan untuk memberi edukasi terhadap antisipasi saat bencana alam terjadi. 

Menurut Kepala BPBD Tabanan, I Gusti Ngurah Made Sucita, dilibatkan siswa serta masyarakat agar mengetahui apa saja yang harus dilakukan jika terjadi bencana alam seperti gempa, tsunami, tanah longsor, dan lain sebagainya.

Sebab, dalam beberapa waktu belakangan ini bencana alam kerap terjadi di Indonesia khususnya Bali.

Seluruh peserta yang dilibatkan sebanyak 600 orang dati berabagai elemen seperti masyarakat, siswa, dan instansi pemerintahan. 

Terlebih lagi, kata dia, ada 6 kecamatan dengan 12 desa di Tabanan yang berpotensi terdampak akibat bencana tsunami.

Baca: Lokasi Persembunyian Teroris Diserbu Aparat Keamanan Sri Lanka, 15 Orang Ditemukan Tewas

Baca: Dua Kecelakaan Terjadi di Denpasar, Rudi Alami Patah Tangan Kiri & Dievakuasi ke RSUP Sanglah

Wilayah tersebut berada pada ujung selatan atau pesisir pantai Tabanan yang memiliki panjang 35.9 kilometer.

12 desa yang dimaksud adalah Desa Beraban, Desa Belalang, Desa Pangkung Tibah di Kecamatan Kediri, Desa Sudimara di Kecamatan Tabanan, Desa Kelating, Desa Tibubiu di Kecamatan Kerambitan, Desa Beraban, Desa Tegal Mengkeb di Kecamatan Selemadeg Timur,  Desa Antap di Kecamatan Selemadeg, dan di Kecamatan Selemadeg Bara adalah Desa Selabih, dan Desa Lalang linggah. 

"Simulasi ini dirasa sangat perlu untuk rutin dilakukan. Karena wilayah Indonesia khususnya Bali juga kerap terjadi bencana alam, apalagi wilayah Tabanan khususnya juga berpotensi terjadi tsunami," ujar Sucita, Jumat (26/4/2019). 

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved