20 Peserta Lolos Seleksi Kerja di Kapal Pesiar Gratis

Setelah menjalani tes tulis dan wawancara tiga hari lalu, 20 dari 106 peserta dinyatakan lulus mengikuti program kerja ke kapal pesiar

20 Peserta Lolos Seleksi Kerja di Kapal Pesiar Gratis
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ratusan remaja mengikuti kegiatan seleksi bekerja di kapal pesiar di Ruang Praja Mandala, Pemkab Klungkung, Rabu (24/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Seleksi program kerja ke kapal pesiar bagi anak dari keluarga tidak mampu telah tuntas.

Setelah menjalani tes tulis dan wawancara tiga hari lalu, 20 dari 106 peserta dinyatakan lulus mengikuti program ini.

Mereka akan diberangkatkan tahun depan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung, I Gede Kusumajaya menjelaskan, setelah dinyatakan lolos seleksi, pemerintah tidak langsung bisa memberangkatkan mereka ke luar negari tahun 2019 ini.

Sebab masih ada beberapa rangkaian yang mesti dilalui.

Sebanyak 20 anak dari keluarga miskin itu akan menjalani pendidikan dan pelatihan terlebih dahulu di STP Nusa Dua.

Baca: Lokasi Persembunyian Teroris Diserbu Aparat Keamanan Sri Lanka, 15 Orang Ditemukan Tewas

Baca: Dua Kecelakaan Terjadi di Denpasar, Rudi Alami Patah Tangan Kiri & Dievakuasi ke RSUP Sanglah

"Semuanya gratis dan dibiayai pemkab. Anggarannya tahun ini sebesar Rp 200 juta," ujar Kusumajaya, Jumat (26/4/2019).

Setelah melalui proses itu, pemberangkatan untuk bekerja di kapal pesiar kemungkinan baru akan dilaksanakan di anggaran induk tahun 2020 mendatang.

"Itupun jika anak ini dinyatakan berkompeten dan siap secara mental juga, baru akan diberangkatkan," jelasnya.

Program memberangkatkan anak dari KK miskin ke kapal pesiar merupakan tindak lanjut dari program bedah desa.

Setelah melihat penyebab dari kemiskinan, pemkab menawarkan solusi mengubah taraf perekonimian keluarga tersebut.

Baca: Dari Minang hingga Bali, Ini Deretan Foto Lucu Kucing Berkostum Pengantin dalam Cat Show 2019

Baca: Inilah Daftar Top Scorer Liga Inggris, Mohamed Salah Masih Memimpin

Dari hasil pendataan setiap desa/kelurahan, ada sekitar 106 anak dari warga kurang mampu yang didaftarkan program bekerja di kapal pesiar.

Rinciannya, dari Kecamatan Banjarangkan berjumlah 12 orang, Kecamatan Klungkung dengan jumlah 36 orang, dan Kecamatan Dawan berjumlah 58 orang.

Namun dari jumlah itu akan diseleksi lagi dengan tes tulis dan wawancara.

Sehingga akan dicari 20 orang yang berkompeten untuk bekerja di kapal pesiar. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved