Ada yang Bisa Mengenali Benda di Foto Ini? Disebut-sebut Bikin Merinding, Para Ahli Ikut Berkomentar

Diunggah pertama kali oleh melip0ne di Twitter, foto itu disertai dengan tantangan untuk menyebutkan satu benda di dalam foto.

Ada yang Bisa Mengenali Benda di Foto Ini? Disebut-sebut Bikin Merinding, Para Ahli Ikut Berkomentar
melip0ne/Twitter via KOMPAS.com
Foto misterius yang membingungkan banyak netizen. 

Ada yang Bisa Mengenali Benda di Foto Ini? Disebut-sebut Bikin Merinding, Para Ahli Ikut Berkomentar

TRIBUN-BALI.COM - Sebuah foto sedang menjadi bahan pembicaraan hangat di internet.

Diunggah pertama kali oleh melip0ne di Twitter, foto itu disertai dengan tantangan untuk menyebutkan satu benda di dalam foto.

Anehnya, meskipun benda-benda tersebut tampak tidak asing, tidak ada satu pun yang dapat dikenali.

Dalam upaya untuk menebak, banyak netizen yang kemudian merasa tidak nyaman, stres, dan merinding.

Melansir Live Science, Kamis (25/4/2019), rasa tidak nyaman netizen ketika melihat foto ini bisa dijelaskan melalui ilmu psikologi dan psikiatri.

Baca: Detik-detik Ibu Gendong Bayi Lompat dari Atas Jembatan di Cilacap, Jasad Keduanya Ditemukan Terpisah

Baca: IMB Pada Lahan Eks Sari Club Disebut Hak Pemilik Lahan dan Sesuai Prosedur

Baca: Polisi Ungkap Video Mesum Dalam Mobil Bisa Viral di Medsos, Pemeran Masih di Bawah Umur

Baca: UPDATE Kasus Video Mesum di Bali, 17 Anak Termasuk 2 Pemeran di Mobil Diperiksa Polda Bali

Baca: Sepekan Bali Diguncang 3 Video Mesum, Para Pemeran Seperti Sudah Biasa, Ini Ciri-ciri Lokasinya

Dr Frank McAndrew, seorang profesor psikologi di Knox College, berkata bahwa mencoba untuk menerjemahkan gambar ambigu semacam ini menimbulkan rasa ketidakpastian.

Ketika dihadapkan dengan ketidakpastian bila sesuatu berbahaya atau tidak, wajar bila seseorang kemudian jadi merinding.

Selain itu, McAndrew juga berkata bahwa gambar ini mungkin menekan berbagai macam tombol di dalam otak yang membuatnya sulit untuk dikenali dan dimengerti.

Pendapat McAndrew itu disetujui oleh Dr Steven Schlozman, seorang asisten profesor bidang psikiatri di Harvard Medical School.

Halaman
12
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved