Anjing Bukan Hanya Penjaga Rumah, BAT dan Komunitas Pitbull Gelar Lomba Anjing Sehat

Selama ini, anjing-anjing di Bali hanya dianggap sebagai penjaga rumah. Karena itu, tidak jarang masyarakat membuat peliharaannya menjadi galak

Anjing Bukan Hanya Penjaga Rumah, BAT dan Komunitas Pitbull Gelar Lomba Anjing Sehat
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Suasana lomba anjing sehat yang diselenggarakan BAT dan Komunitas Pitbull Bali di Lapangan Astina Gianyar, Minggu (28/4/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Selama ini, anjing-anjing di Bali hanya dianggap sebagai penjaga rumah.

Karena itu, tidak jarang masyarakat membuat peliharaannya tersebut menjadi galak.

Dalam memperbaikan stigma tersebut, Bali Agiliti Team (BAT) bersama Komunitas Pitbull Bali menggelar perlombaan untuk anjing ras, di Lapangan Astina Gianyar, Minggu (28/4/2019).

Dalam kegiatan  ini, mereka ingin menyampaikan bahwa anjing juga bisa dijadikan teman untuk berolahraga dan mengikuti ajang olah raga positif.

Ketua Panitia Lomba Anjing Sehat, I Ketut Kusmayadi mengatakan, kegiatan yang dilakukan di Lapangan Astina Gianyar bukan hanya sekali.

Namun ini merupakan lomba Bupati Cup ke XI.

Selain sebagai ajang uji ketangkatan untuk anjing ras, seperti pitbull, anjing kintamani dan sebagainya, pihaknya juga ingin memberikan pemahaman pada masyarakat tentang anjing.

Baca: Babali Health Gelar Seminar dan Workshop Keperawatan, Ajarkan Perawat untuk Berbisnis

Baca: Suhu di Kota Denpasar Panas Akhir-akhir Ini, Apa Penyebabnya? Begini Penjelasan BMKG

“Selama ini, anjing cuma dipakai untuk penjaga rumah. Padahal fungsi dari anjing lebih dari itu, mulai dari dijadikan teman untuk berolahraga, bisa juga diajak untuk mengikuti beragam kejuaraan. Jika masyarakat memahami arti penting dari anjing, tentu kita tidak akan menemukan anjing tanpa tuan, yang luntang-lantung di jalan dengan kondisi sakit, yang tentunya dapat membahayakan keselamatan siapa pun,” ujarnya.

“Acara ini merupakan kegiatan tahunan kita di bawah Dinas Pertanian Gianyar. Jadi, ada vaksinasi, edukasi atau sosialisasi rabies. Dan, pada intinya untuk menyadarkan masyarakat. Banyak potensi yang bisa kita gali pada anjing, salah satunya adalah perlombaan anjing. Jika anjing terlatih, bisa dilombakan,” ujarnya.

Adapun jenis perlombaan yang dilakukan, mulai dari springpole, vertical climbing hingga tug of war.

Baca: Womens March Bali Soroti Akses Kesehatan Kaum Minoritas dan Penyitas ODHA

Baca: TRIBUN WIKI – Miliki 7 Keajaiban, Inilah Sapi Bali Beserta Keunggulannya,

Seorang peserta lomba, Agus Setiawan (25) mengatakan, ini merupakan perlombaan yang baru pertama kali diikutinya.

Ia ingin mengetahui sejauh mana kualitas anjing pitbull yang telah dipeliharanya sejak tiga bulan itu.

“Ini saya adopsi dari teman. Awalnya anjing ini galak, sering ngebunuh ayam. Sekarang sudah mulai jinak. Tujuan saya ikut lomba, untuk mengetahui seberapa berhasilnya saya dalam melatih. Tidak fokus ke juara, tapi hanya pengen tahu kemampuan anjing saya,” ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved