Karangasem Tunggu Realisasi Pelabuhan Feri di Desa Labasari

Pemkab Karangasem mengusulkan pembangunan pelabuhan feri dan barang di Banjar Peselatan, Desa Labasari, Kecamatan Abang

Karangasem Tunggu Realisasi Pelabuhan Feri di Desa Labasari
Tribun Bali/Saiful Rohim
(Ilustrasi penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai) Karangasem Tunggu Realisasi Pelabuhan Feri di Desa Labasari 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem mengusulkan pembangunan pelabuhan feri dan barang di Banjar Peselatan, Desa Labasari, Kecamatan Abang.

Dalam usulan tersebut dibutuhkan dana sekitar Rp 200 miliar untuk membangun dermaga dan pelepasan tanah warga.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Karangasem, Ida Bagus Putu Suastika mengatakan, usulan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tersebut mendapat mendapat tanggapan yang possitif dari warga dan pusat.

"Usulan itu dari tahun 2010 ke Provinsi Bali, sejak saya menjadi camat. Dulu DED pernah dibuat pemerintah provinsi. Lahan yang dipakai milik provinsi. Sekarang diusulkan lagi ke pusat," ungkap Ida Bagus Suastika, Minggu (28/4/2019).

Baca: Beredar Kabar Jadwal Leg II Berubah, Begini Tanggapan Coach Teco

Baca: Sidak di Sekolah, Tim Siber Krimsus Polda Bali Temukan 2 Siswa Simpan Video Mesum yang Viral

Namun Suastika belum bisa memastikan kapan usulan tersebut akan direalisasikan pusat.

"Rencana ini masih dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Bali serta Kementerian Perhubungan," ujar dia.

Pembangunan pelabuhan diusulkan untuk mengantisipasi meningkatnya arus penyeberangan ke Nusa Tenggara Barat (NTB) serta kawasan Indonesia Timur lainnya.

Terpenting akses ekonomi di bagian Karangasem utara dan timur juga terbuka.

Baca: Ricky Fajrin Berharap Dukungan Fans Bali United di Kandang Persija Jakarta

Baca: Masjid Baitul Mukminin Resmikan BM Mart Jelang Ramadan

Untuk Pemerintah Provinsi NTB selaku penyanding tujuan telah setuju terhadap usulan pembangunan pelabuhan feri tersebut.

"Mereka (Pemerintah Provinsi NTB) bersedia siapkan lahan untuk pelabuhan. Rencana NTB pilih Ampenan dibangun pelabuhan. Sedangkan opsi kedua di Teluk Nara," ungkapnya.

"Truk barang dari yang datang dari Jawa nantinya bisa diarahkan melalui jalur Singaraja, sehingga dapat kurangi kepadatan arus lalu lintas jalur selatan. Seperti Denpasar dan Padang Bai," sambungnya.

Baca: Ribuan Warga Padati Pelebon Puri Carang Sari, Diantar Bade Setinggi 20 Meter dengan Berat 5 Ton

Baca: Cara Supaya Tidak Menangis saat Mengupas Bawang Merah

Dengan hadirnya pelabuhan penyeberangan di Kecamatan Abang akan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di Kubu dan Abang.

Sektor pariwisata di Karangasem juga akan semakin dikenal sehingga kunjungan wisatawan ke Karangasem ada peningkatan.

Ia berharap usulan ini segera direalisasikan pusat, sehingga ketimpangan ekonomi antara Bali Selatan dengan Bali Timur bisa ditekan.

"Tahun 2019 Pemerintah Karangasem kembali mengusulkan pebangunan pelabuhan di Peselatan," kata dia. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved