BPJS Kesehatan

Kisah Montir yang Anaknya Lahir dan Jalani Proses Pengobatan Berkat Kartu JKN-KIS

Cokorda Gede Mahaputra Wijaya yang bisa dipanggil Putra merupakan salah satu bayi laki-laki yang lahir dengan dukungan dari program JKN-KIS

Kisah Montir yang Anaknya Lahir dan Jalani Proses Pengobatan Berkat Kartu JKN-KIS
BPJS Kesehatan
Cok Gede Gargita (33) atau yang biasa disapa Gargita dan merupakan peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas dua. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Membantu persalinan merupakan salah satu manfaat dari Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang sudah dirasakan oleh jutaan wanita di Indonesia.

Tidak sedikit nominal uang yang harus dsiapkan oleh setiap pasangan untuk menjalani proses persalinan apabila tidak ada program JKN-KIS ini.

Cokorda Gede Mahaputra Wijaya yang bisa dipanggil Putra merupakan salah satu bayi laki-laki yang lahir dengan dukungan dari program JKN-KIS.

Putra adalah anak kedua dari Cok Gede Gargita (33) atau yang biasa disapa Gargita dan merupakan peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas dua. Gargita sehari-hari berprofesi sebagai montir di bengkel miliknya.

“Semua proses persalinan istri saya berjalan lancar melalui proses seksio caesarean (SC). Walaupun kelahiran putra saya tidak sepenuhnya berjalan sesuai rencana tapi saya tetap bersyukur dan berterimakasih kepada program JKN-KIS,” kenang Gargita.

Gargita menambahkan, pasca dilahirkan sang bayi harus menjalani serangkaian proses pengobatan untuk pemulihan kesehatannya.

“Setelah dilahirkan anak saya didiagnosa mengalami penyumbatan pada jantungnya dan harus segera dilakukan operasi, astungkara operasinya berjalan lancar dengan pelayanan yang sangat memuaskan di Rumah Sakit dan tentunya tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun,” ungkap Gargita kepada tim Jamkesnews.

Sudah tidak diragukan lagi manfaat dari kehadiran program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini. Program JKN-KIS adalah pahlawan pemerintah di bidang kesehatan yang sudah menyelamatkan banyak masyarakat Indonesia.

“Pasca dilakukan operasi penyumbatan jantung, anak kami tetap diwajibkan untuk kontrol rutin setiap bulannya dan biayanya tetap ditanggung oleh program JKN-KIS,” cetus Gargita

Banyak sudah bukti manfaat dari program JKN-KIS ini. Banyaknya bayi-bayi yang tertolong adalah salah satu bukti nyata dari mulianya program Pemerintah ini.

Gotong royog iuran dari peserta yang sehat untuk peserta yang sakit terlihat nyata sebagai dewa penolong.

“Beruntunglah anak saya yang hanya putra dari seorang montir bisa mendapatkan pelayanan kesehatan hingga tuntas tanpa biaya sepeserpun, saya tidak bisa membayangkan apa yang harus saya jual untuk membiayai pengobatan anak kami dan bagaimana nasib anak kami jika tidak ada program ini," tutup Gargita. (*)

Editor: Widyartha Suryawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved