Mike Tyson, Atlet Paling Brutal dalam Sejarah Tinju Menyesali Masa Lalunya

Setelah kekalahannya, Tyson mencoba bangkit kembali namun tersandung pada tindak kriminal dengan memperkosa seorang kontesatan ratu kecantikan.

Mike Tyson, Atlet Paling Brutal dalam Sejarah Tinju Menyesali Masa Lalunya
KCM
Mike Tyson dan para wanita penggemarnya 

Mike Tyson, Atlet Paling Brutal dalam Sejarah Tinju Menyesali Masa Lalunya

TRIBUN-BALI.COM, LONDON - Petinju kelas berat legendaris, Mike Tyson mengaku menyesal dengan masa lalunya sebagai pribadi yang brutal baik di atas mau pun di luar ring.

Tyson dianggap sebagai salah satu petinju paling brutal dalam sejarah tinju dunia. Ia menjadi juara dunia kelas berat antara 1986-1996 dengan rekor bertarung 50 kali menang (44 KO) dan 6 kali kalah.

Tumbuh sebagai anak jalanan liar di Catskill, New York, Tyson menumpahkan semua keganasannya di atas ring.

Ia menjadi juara dunia pada usia 20 tahun pada 1986, memukul KO hampir semua lawannya sebelum dijatuhkan James "Buster" Douglas pada tahun 1990.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 30 April 2019, Taurus Sangat Posesif dan Merasa Curiga

Baca: Alit Resmi Laporkan Sandoz Cs, Istri Alit: Kami Yakin Semua Akan Terbongkar

Setelah kekalahannya, Tyson mencoba bangkit kembali namun tersandung pada tindak kriminal dengan memperkosa seorang kontesatan ratu kecantikan.

Ia dijatuhi hukuman penjara tiga tahun dan kemudian terus menghadapi masalah saat mencoba kembali ke atas ring.

Tyson sempat tertangkap berkelahi, menggigit telinga Evander Holyfield dalam pertarungan 1997 serta terlibat pertikaian dengan juara dunia asal Inggris, Lennox Lewis.

Dalam wawancara pada acara televisi "Good Morning Britain," Tyson yang telah berusia 52 tahun mengaku menyesali semua yang dilakukannya pada masa muda.

"Sejak usia 12 tahun, saya hanya tahu bagaimana menyakiti orang lain, mengalahkan mereka, mempermalukan sekaligus membuat mereka patah semangat," kata Tyson.

Halaman
12
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved