Raih 19 Medali Emas di Kejurnas Renang 2019, Tim Renang Bali  Tak Capai Target

Tim Renang Bali berhasil memperoleh 19 medali emas, 29 medali perak dan 20 medali perunggu

Raih 19 Medali Emas di Kejurnas Renang 2019, Tim Renang Bali  Tak Capai Target
I Wayan Wiarta
Pelatih dan para atlet renang Bali saat mengikuti Kejurnas 2019 di Jakarta pada tanggal 25-28 April 2019. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA- Tim Renang Bali berhasil memperoleh 19 medali emas, 29 medali perak dan 20 medali perunggu pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Renang 2019 di Jakarta pada tanggal 25-28 April 2019.

Dengan perolehan medali tersebut Bali berhasil menduduki peringkat keempat pada Kejurnas Renang 2019.

Namun, total medali serta peringkat yang diperoleh tim renang Bali ini tidak sesuai dengan target dari Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Bali sebelumnya yaitu mempertahankan peringkat dua yang diperoleh di tahun 2018.

Pelatih Renang Bali sekaligus Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov PRSI Bali, I Wayan Wiarta menuturkan bahwa penurunan terjadi karena kelompok umur (KU) 1 dan senior digabung sehingga peluang medali yang diperoleh berkurang.

“Kejurnas 2019 kemarin Bali peringkat empat dengan 19 medali emas. Sekarang sistemnya diubah, kalau tahun lalu kan kelompok umur (KU) 1 dan senior itu dipisah medalinya, sekarang KU 1 dan senior digabung, sehingga hampir semua peluang di KU 1 itu dihabisin sama yang senior, jadi kita KU 1 sama sekali tidak bisa menyumbangkan medali emas karena digabung dengan senior."

Baca: Jumlah Peserta Tak Sesuai Ekspektasi,  Audisi GBN 2019 di Bali Hanya Diikuti 44 Peserta

Baca: Perokok Pemula di Klungkung Capai 36%, Jadi Kabupaten dengan Nilai Kepatuhan KTR Paling Baik di Bali

"Kalau tahun sebelumnya kan KU 1 dan senior dipisah jadi KU 1 bisa dapat medali emas, senior juga bisa dapat medali,  kalau sekarang kita total KU 1 enggak bisa dapat medali karena digabung ,“ jelasnya saat dihubungi Tribun Bali, Senin (29/4/2019)

Ia juga menjelaskan bahwa tim renang Bali baru mengetahui hal itu saat di tempat perlombaan.

“Untuk penggabungan itu kami tidak menerima informasi lebih awal, saat di situ baru kita lihat berita acara perlombaan ini bahwa KU 1 dan KU senior digabung medalinya gitu. Kami baru tahu di sana, kalau kita sudah tahu lebih awal itu digabung tentu prediksi kita akan berbeda, tentu kita tidak berani menargetkan sama seperti yang lalu karena kita sudah tahu kekuatan kita di KU 1 ada dua orang penyumbang medali itu, “ucapnya.

Namun ia tetap mensyukuri prestasi yang berhasil diperoleh para atlet renang Bali di Kejurnas 2019.

“Saya tetap mensyukuri apa yang didapat oleh para atlet  karena usaha mereka sudah maksimal, kita semua sudah maksimal. Tentu tidak bisa mengubah sistem yang ditetapkan oleh panitia. Kalau dari prestasi atlet kita pada dasarnya malah naik terutama yang kecil-kecil itu lumayan bagus yang KU 2 dan KU 3," ujarnya.

Baca: Eka Nurcahyadi Raih Suara Tertinggi, Berpotensi Jadi Ketua DPRD Tabanan

Baca: Kisah Andrei Spiridonov Bingung Kelabui Kejaran Polisi di Bali, Timbun Diri Pakai Daun Bak Tentara

Halaman
12
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved