Es Waneng Minuman Legendaris yang Eksis Sejak 1938 di Tabanan, Jumartini Jual 600 Gelas Sehari

Di sebuah warung berukuran sekitar 6x3 meter, seorang perempuan dan seorang pria tampak sibuk, Selasa (30/4).

Es Waneng Minuman Legendaris yang Eksis Sejak 1938 di Tabanan, Jumartini Jual 600 Gelas Sehari
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Ni Nyoman Jumartini dibantu anaknya Kadek Sastrawan saat melayani pembeli di warung Es Waneng di Banjar Gerokgak Gede, Desa Delod Peken, Tabanan, Selasa (30/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN -- Di sebuah warung berukuran sekitar 6x3 meter, seorang perempuan dan seorang pria tampak sibuk, Selasa (30/4).

Satu per satu gelas berisi es berwarna kecoklatan itu diberikan pada pembelinya.

Warung ini terletak di di pinggir jalan di Banjar Gerokgak Gede, Desa Delod Peken, Tabanan.

Es Waneng namanya.

Es ini merupakan minuman legendaris di Tabanan karena sudah ada sejak tahun 1938 silam.

Para penikmatnya kadang menyantap Es Waneng ini dengan roti kembung tawar.

Caranya, roti tersebut mereka celupkan ke es kemudian dimakan. Rasanya sungguh menggugah selera, nikmat dan segar.

Pelepas dahaga yang tepat di saat musim panas seperti saat ini.

Kuliner ini cocok untuk pelepas dahaga para pekerja yang biasanya bekerja di bawah sinar terik matahari.

Bahkan, satu gelasnya hanya dibanderol Rp 2.000.

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved