Kepsek SMA Satap Nusa Penida Resmi Ditahan Kejari Klungkung, Beres Bingung Jelaskan Aliran Dana

Usai turunnya hasil audit kerugian dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), pihak kejaksaan memutuskan untuk melakukan penahanan

Kepsek SMA Satap Nusa Penida Resmi Ditahan Kejari Klungkung, Beres Bingung Jelaskan Aliran Dana
dok/ist
Tersangka I Nyoman Beres ketika akan ditahan di rutan kelas II B Semarapura, Selasa (30/4/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA -- Tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan ruang kelas SMAN Satu Atap (Satap) Nusa Penida, I Nyoman Beres,  tiba di Kantor Kejari Klungkung sekira pukul 10.00 Wita, Selasa (30/4).

Ia menjalani pemeriksaan terkait kasus yang menjeratnya.

Usai turunnya hasil audit kerugian dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), pihak kejaksaan memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap pria yang berasal dari Desa Pejukutan, Nusa Penida tersebut.

Kepada penyidik, Beres kebingungan saat ditanya ke mana aliran dana tersebut.

Beres datang memenuhi panggilan kejaksaan dengan mengenakan pakaian endek berwarna hijau dan celana panjang hitam.

Ia didampingi pengacara yang ditunjuk oleh pihak kejaksaan, I Wayan Suniarta.

Namun tidak seperti pemeriksaan sebelumnya, kepala sekolah di SMAN Satap Nusa Penida tersebut sudah membawa koper berukuran sedang berisikan pakaian.

"Tersangka kooperatif memenuhi panggilan, dan dia datang dengan membawa koper yang isinya pakaian. Sepertinya (Nyoman Beres) sudah memperkirakan akan ditahan," ujar Kepala

Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Klungkung di Nusa Penida, Luga Harlianto.

Pemeriksaan berlangsung beberapa jam. Sekitar pukul 13.00 Wita, tim dokter tiba dan mengecek kondisi kesehatan dari Beres.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved