Lagi, Petugas KPPS Pemilu 2019 Meninggal Dunia, Penyebabnya Kelelahan

Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019 di wilayah Jaktim yang meninggal akibat kelelahan bertambah

Lagi, Petugas KPPS Pemilu 2019 Meninggal Dunia, Penyebabnya Kelelahan
Kompas.com / Tatang Guritno
Ketua KPU Jakarta Timur memenuhi panggilan Bawaslu DKI Jakarta, Kamis (25/4/2019). KPU Jakarta Timur dilaporkan oleh Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandiaga karena melakukan kesalahan input form C1 dalam Situs Informasi Penghitungan Suara pada 20 April 2019. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA- Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019 di wilayah Jakarta Timur (Jaktim) yang meninggal akibat kelelahan bertambah.

Ketua KPU Jakarta Timur Wage Wardana mengatakan, salah seorang anggota KPPS TPS 083 Kelurahan Pulogebang, Mardzuki, meninggal dunia pada Rabu (1/5/2019) kemarin.

"Penyebabnya sama saja seperti yang lainnya, karena kelelahan," kata Wage, Kamis (2/5/2019).

Wage mengemukakan, Mardzuki kelelahan setelah membantu penyelenggaraan Pemilu 2019 di sekitar rumahnya.

Ia sempat dilarikan ke rumah sakit.

"Dia sudah dirawat di rumah sakit, setau saya selepas pemungutan suara di TPS dia sudah dirawat di rumah sakit," ujar Wage.

Wage mengaku tidak mengetahui riwayat penyakit yang dimiliki Mardzuki.

Namun, ia menyebut Mardzuki sudah berusia lanjut.

Sebelumnya, lima orang petugas KPPS di Jakarta Timur telah meninggal akibat kelelahan setelah menyelenggarakan pemungutan suara pada 17 April lalu.

Berdasarkan catatan KPU RI, hingga Kamis pagi tadi ada 382 petugas KPPS yang meninggal dunia serta 3.529 petugas KPPS yang jatuh sakit di seluruh Indonesia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Petugas KPPS di Jaktim yang Meninggal karena Kelelahan Bertambah"

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved