Begini Cara Menjadi Dewasa Tanpa Melewati Fase Galau

Setiap tahapan usia memiliki tantangannya sendiri. Namun, masalah yang dihadapi pada remaja dan dewasa muda sering menyebabkan rasa galau.

Begini Cara Menjadi Dewasa Tanpa Melewati Fase Galau
Tribun Bogor
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Setiap tahapan usia memiliki tantangannya sendiri. Namun, masalah yang dihadapi pada remaja dan dewasa muda sering menyebabkan rasa galau.

Jika dibiarkan, kegalauan itu bisa menyebabkan remaja merasa terpuruk dan depresi.

Galau bisa diartikan sebagai perasaan tidak nyaman, bingung, gamang, serta perasaan cemas jika apa yang diharapkan tidak sesuai kenyataan.

Pada kelompok usia remaja akhir, yakni usia awal 20-an, kegalauan mereka biasanya disebabkan karena sedang mencari jati diri.

Menurut psikolog Marcelina Melisa, usia remaja adalah masa untuk menemukan kelebihan apa yang dimiliki.

Terkadang sikap membandingkan dengan temannya juga bisa menyebabkan rasa tekanan dan kecemasan.

Baca: Pemuda Ganteng Ini Berlumuran Darah Gara-gara Nekat Mencium Gajah yang Sedang Galau

Baca: Anti Galau, Cewek Zodiak Ini Pandai Mengatasi Perasaan! Bahagia Kunci Leo Melewati Masa-masa Sulit

"Semua hal bisa dibandingkan, mulai dari prestasi, popularitas, sampai penampilan fisik. Kegalauannya juga sering bersumber dari hubungannya dengan teman-temannya," kata Marcelina di acara peluncuran lensa kontak Acuvue Vita di Jakarta (30/4/2019). 

Sementara itu, di usia dewasa muda biasanya sumber masalah berasal dari pencarian pekerjaan yang dianggap cocok, jodoh, hingga pencapaian yang sudah didapat dalam hidup.

Cari kelebihan

Berkaitan dengan prestasi atau pencapaian, menurut Marcelina, sebenarnya banyak yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan diri.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved