Berkunjung ke Jembrana, Istri Gubernur Bali Minta Ibu Perhatikan Asupan Gisi dan Kesehatan Anak  

Istri Gubernur Bali yang juga Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Bali Ni Luh Putu Putri Suastini mengunjungi Desa Tukadaya

Berkunjung ke Jembrana, Istri Gubernur Bali Minta Ibu Perhatikan Asupan Gisi dan Kesehatan Anak   
Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali
Istri Gubernur Bali yang juga Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Bali Ni Luh Putu Putri Suastini saat mengunjungi Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Kamis (2/5/2019). 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Istri Gubernur Bali yang juga Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Bali Ni Luh Putu Putri Suastini mengunjungi Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Kamis (2/5/2019).

Kunjungannya itu untuk turun langsung melakukan sinkronisasi dan harmonisasi 10 Program Pokok PKK di desa tersebut.

Dalam kunjungan itu, khususnya dalam menjaga anggota keluarga, Putri Suastini menekankan pada para ibu yang ada di wilayah Melaya khususnya dan Bali umumnya untuk selalu memperhatikan asupan gisi dan kesehatan anak.

Menurutnya, dalam melahirkan generasi yang berkualitas maka anak-anak harus ditunjang dengan pemenuhan gizi seimbang dan juga kasih sayang dari seorang ibu dan anggota keluarga lainnya.

“Tidak hanya itu, peran ibu sangat penting dalam menjaga anak-anak dari pergaulan bebas terutama ketika anak menginjak remaja, kasih sayang ibu sangat penting untuk mencegah anak dalam mengenal narkoba, seks bebas, alkohol dan lainnya. Niscaya jika anak mendapat kasih sayang ibu yang maksimal akan mampu membentuk karakter anak yang berkualitas,” jelasnya.

Baca: Subak Yeh Saba Hanya Ditengok, Tak Pernah Dilakukan Perbaikan dan Tindak Lanjut

Baca: Dinsos Bangli Akan Buka Pelatihan Bagi 30 Penyandang Disabilitas

Lebih jauh dalam arahannya, Putri Suastini menyampaikan bahwa Desa Tukadaya, Melaya merupakan  desa kelima di Kabupaten Jembrana  yang dikunjungi langsung untuk  mensinkronkan 10 program pokok PKK di tengah masyarakat.

Salah satu program tersebut adalah gerakan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (HATINya) PKK, di mana halaman rumah tidak hanya menjadi nyaman dan asri namun juga dapat memberi manfaat bagi anggota keluarga.

Halaman rumah, kata dia, hendaknya ditata sedemikian rupa dengan berbagai tanaman bermanfaat seperti di halaman parhyangan bisa ditanami tanaman bunga-bungaan, di halaman dekat dapur bisa ditanami sayur mayur dan bumbu masak.

"Halaman rumah kita atur layaknya taman namun memberi manfaat. Kita tanami dengan tanaman bermanfaat, di samping rumah menjadi asri, kita juga  bisa menghemat uang dapur," imbuhnya.

Baca: Tiga Hal Ini yang Dipelajari Pemkot Denpasar ke Bandung

Baca: Denpasar Komitmen Dukung Pemajuan Kota Pusaka, Lahirkan Tiga Butir Komitmen

Pada bagian lain, Putri Suastini juga meminta agar seluruh jajaran PKK untuk bergerak bersama-sama menerapkan 10 Program Pokok PKK.

10 program pokok PKK itu terdiri dari penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga; pendidikan dan keterampilan; kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi; kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat.

Semua program ini berperan penting dalam upaya membangun kehidupan keluarga yang lebih teratur, terarah, efektif, efisien dan membawa kebahagiaan bagi semua anggota keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Putri Suastini beserta rombongan juga berkesempatan meninjau layanan posyandu dan pos kesehatan bagi lansia, UPK2K serta meninjau langsung rumah percontohan HATINYA PKK bertempat di kediaman Putu Sumita. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved