DPRD Minta Dinkes Selidiki Temuan Sampah Medis, Komisi IV Rencana Gelar Rapat Kerja Senin Depan

Kasus penemuan sampah medis di aliran sungai dan lahan pertanian warga di Desa Abang mendapat sorotan dari Ketua Komisi IV DPRD Karangasem

DPRD Minta Dinkes Selidiki Temuan Sampah Medis, Komisi IV Rencana Gelar Rapat Kerja Senin Depan
Tribun Bali
Ilustrasi Sampah Medis. DPRD Minta Dinkes Selidiki Temuan Sampah Medis, Komisi IV Rencana Gelar Rapat Kerja Senin Depan 

DPRD Minta Dinkes Selidiki Temuan Sampah Medis, Komisi IV Rencana Gelar Rapat Kerja Senin Depan

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Kasus penemuan sampah medis di aliran sungai dan lahan pertanian warga di Desa Abang, Karangasem, mendapat sorotan dari Ketua Komisi IV DPRD Karangasem, I Nyoman Musna Antara.

Politisi dari Partai Golongan Karya ini meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Karangasem sebagai leading sector serius mencari dan menyelidiki siapa orang atau instansi yang membuang sampah medis secara sembarangan.

Apalagi kasus ini diketahui sejak bulan lalu, dan telah memakan korban.

"Dinas Kesehatan sebagai leading sector harus mempertanyakan ke puskesmas, dokter umum, bidan, dan perawat yang buka praktek terkait temuan sampah medis ini. Selama praktek di sana, ke mana sampah medis dibuang," ujar Musna kepada Tribun Bali, Kamis (2/5/2019) malam.

Ditambahkan, Dinkes juga harus menanyakan pihak ketiga seandainya pengelolaan sampah medis dikerjasamakan.

Jika memang lembaga kesehatan menyangkal buang sampah medis, berarti kemungkinan warga di sekitar.

"Tapi kalau seandainya dokter praktek, perawat, atau bidan yang membuang sampah medis, izin operasinya harus dikaji ulang. Makanya kita minta dinkes terus menyelidiki," imbaunya.

Baca: Jalan di Depan Rumah Dinas Bupati Rusak, Sekdis PUPRKim: Itu Sudah dari 2015

Baca: Koster Tawarkan Tanah Pengganti, Ini Tiga Alternatif Solusi Polemik Lahan Bom Bali

Kepolisian juga diminta serius menyelidiki kasus ini.

Temuan sampah medis ini telah membuat masyarakat resah dan khawatir.

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved