Kirim 50 Atlet, IODI Bali Ingin Tahu Kekuatan Lawan dalam Indonesia Open Dancesport Championships

Pengprov Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Bali berharap mendapatkan prestasi terbaik di Indonesia Open Dancesport Championships 2019

Kirim 50 Atlet, IODI Bali Ingin Tahu Kekuatan Lawan dalam Indonesia Open Dancesport Championships
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Ni Made Suparmi di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali, Jumat (1/3/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengprov Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Bali berharap mendapatkan prestasi terbaik di Indonesia Open Dancesport Championships 2019 yang rencananya berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), tanggal 22-23 Juni 2019.

Ketua Pengprov IODI Bali, Ni Made Suparmi mengatakan bahwa Pengprov IODI Bali berencana mengirim 50 atlet dancesport untuk mengikuti Indonesia Open Dancesport Championships 2019.

Kejuaraan tersebut juga akan dipakai sebagai ajang try out persiapan Pra PON 2019 maupun Porprov Bali 2019.

“Kita akan mengirim full team, karena kita sekalian akan try out untuk persiapan Pra PON sama Porprov Bali 2019. Atlet Pra PON adalah atlet yang mengikuti Kejurnas Makasar dan Medan kemarin, jadi entry by name atlet sudah jelas. Nanti kita akan uji coba semua atlet di Lombok di kejuaraan Indonesia Open tersebut, dan di sana langsung kita pilih, karena bulan Agustus sudah Pra PON 2019. Kemungkinan kita akan mengirim sekitar 50 atlet, kalau tahun sebelumnya kan 48 atlet yang berangkat,” ucapnya saat dihubungi Tribun Bali, Jumat (3/5/2019).

Ia berharap semua pengkab/pengkot dancesport yang ada di Bali mengirim atletnya untuk mengikuti Indonesia Open Dancesport Championships 2019.

Baca: Eks Rekan Setim Cristiano Ronaldo Harap Wasit Tak Berat Sebelah Saat Laga Bali United vs Persija

Baca: Pacheco : Berikan Seluruh Hidup untuk Pertandingan Bali United Lawan Persija Jakarta

“Selama ini yang selalu kordinasi sih Denpasar, Badung, Karangasem, Tabanan. Mungkin nanti kita akan bersurat dan menekankan kembali kepada pengcab bahwa kejuaraan tersebut bisa dijadikan ajang try out untuk masing-masing pengkab/pengkot."

"Harapan kami sih semua pengkab/pengkot bisa mengirim atletnya, di samping buat pengalaman, tentunya di sana mereka juga akan mendapatkan teknik-teknik yang belum mereka kuasai selama ini, “ katanya.

Pada kejuaraan dancesport internasional itu ia menargetkan Bali mendapatkan prestasi yang terbaik.

“Target kami di sana tentunya ingin mendapatkan prestasi terbaik, di samping itu kita juga pingin mengetahui kekuatan lawan, disana nanti akan keluar atlet-atlet terbaik dari provinsi lainnya dan itu akan menjadi tolak ukur kita untuk kemampuan Pra PON 2019 nanti. Tahun 2018 kemarin kita memperoleh sekitar 5 medali emas dari berbagai kelas, dan yang paling membanggakan kemarin adalah kita juara di kelas pre amateur standard ballroom,"

Baca: Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Diprediksi Tak Lolos Senayan, Padahal Sudah Banjir Ucapan

Baca: Dinyatakan Hilang Sejak Setahun Lalu, Ibu dan 2 Anaknya Ternyata Ditemukan dalam Kulkas

"Itu adalah katagori yang dipertandingkan pada Pra PON 2019 dan PON 2020.  Tahun ini peluang kita tentunya di pre amateur standard dan kita juga berharap dapat medali di singkronice latin dan singkronice  standard   . Selama ini kita kuat di katagori standar karena kita mempunyai empat couple terbaik  dan mereka selalu berjaya di kelasnya, mudah-mudahan nanti di Indonesia Open di Lombok nanti kita dapat mengulang kejayaan kita, “ katanya

Ia juga melanjutkan, para atlet dancesport Bali yang diharapkan memperoleh medali di Indonesia Open Dancesport Championships 2019 ialah Archisya, Adit , Gus Bayu,  Raka , Satria, Surya Rama. (*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved