Minyak Rem Dioleskan ke Gigi yang Sakit, Alih-alih Sembuh Hal Ini yang Justru Terjadi

Seorang dokter gigi bernama Happy Wee berbagi tentang kasus gigi parah yang dialami seorang pasien.

Minyak Rem Dioleskan ke Gigi yang Sakit, Alih-alih Sembuh Hal Ini yang Justru Terjadi
Facebook
Sakit gigi tidak boleh dianggap remeh dan harus diobati dengan sembarangan obat. Seorang dokter gigi bernama Happy Wee berbagi tentang kasus gigi parah yang dialami seorang pasien. 

Minyak Rem Dioleskan ke Gigi yang Sakit, Alih-alih Sembuh Hal Ini yang Justru Terjadi

TRIBUN-BALI.COM, MALAYSIA - Rasa sakit yang hilang untuk sementara bukan berarti masalahnya sudah hilang karena bisa menyebabkan komplikasi parah di masa depan.

Sakit gigi tidak boleh dianggap remeh dan harus diobati dengan sembarangan obat.

Seorang dokter gigi bernama Happy Wee berbagi tentang kasus gigi parah yang dialami seorang pasien.

Padahal, kondisi itu bisa saja dihindari, jika ia menjalani perawatan medis yang tepat.

Baca: WNA Overstay Didenda Rp 1 Juta per Mei Ini, Pemkab Badung Takut Turis Asing Pindah ke Singapura

Baca: Trik Agar Anda Tak Terjebak Overstay di Satu Negara dan Cara Menghadapinya

Dokter itu menceritakan, seorang pria dengan sakit gigi yang parah memutuskan untuk mengoleskan minyak rem ke daerah gigi yang sakit, alih-alih mengunjungi dokter gigi.

Tindakan yang pria itu lakukan sempat bekerja, rasa sakit giginya hilang selama beberapa minggu.

Tetapi setelah beberapa minggu, giginya yang lain mulai menimbulkan rasa sakit, dan kali ini, 'terapi' minyak remnya tidak bekerja.

Lalu dia memilih untuk memeriksakan diri ke dokter secara teratur dan diberi resep antibiotik dan penghilang rasa sakit.

Tetapi setelah seminggu, pil-pil itu tidak lagi berfungsi dan sisi wajahnya mulai membengkak.

Halaman
12
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved