Permintaan KIA Naik 46 Persen Awal Tahun 2019

Memasuki awal tahun 2019, permintaan pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) melonjak tinggi

Permintaan KIA Naik 46 Persen Awal Tahun 2019
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
I Nyoman Sumantra. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Memasuki awal tahun 2019, permintaan pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) melonjak tinggi.

Persentase permintaan KIA bahkan disebut-sebut mencapai 46 persen.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bangli, I Nyoman Sumantra, mengatakan tingginya permintaan cetak KIA merupakan pengaruh dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.

Sebab dua wilayah itu telah mewajibkan KTP elektronik.

Di satu sisi, lanjut Sumantara, pengaruh lain tingginya permintaan KIA karena bulan-bulan ini mendekati tahun ajaran baru.

Kepemilikan KIA juga merupakan syarat wajib untuk mendaftar sekolah di wilayah Badung dan Denpasar.

Baca: Inilah Tiga Wakil Indonesia yang Lolos ke Final New Zealand Open 2019

Baca: PD Pasar Gencarkan Sosialisasi Bank Sampah Pasar Badung

“Akhirnya baru empat bulan terakhir, kami sudah kehabisan blangko. Bahkan sempat pinjam ke Gianyar (sebanyak) 1.000 keping dan itu sudah habis,” katanya Jumat (3/5/2019).

Di Bangli, KIA sejatinya sudah ada sejak tahun 2017 lalu.

Namun demikian, permintaan untuk pencetakan KIA tergolong minim.

Terbukti dari total 59 ribu anak wajib KIA di Bangli, total blangko yang telah tercetak hanya sebanyak 5.500-an keping hingga tahun 2018.

Sedangkan memasuki bulan keempat tahun 2019, permintaan cetak KIA telah bertambah sebanyak 1.500-an keping.

Baca: Vespa Sprint S Dibanderol Rp 48,5 Juta, Piaggio Kenalkan Produk Terbaru

Baca: Tanggul Jebol, Jalan Menuju Setra Yehembang Putus dan Rusak Parah

“Tiap tahun kami anggarkan blangko KIA ini. Seperti tahun 2017 sebanyak 2.000 keping dan tahun 2018 sebanyak 4.000 keping. Sedangkan total KIA yang telah tercetak hingga bulan keempat tahun 2019 sebanyak 6.785 keping. Memang ada selisih dari total jumlah blangko yang tercetak dengan jumlah seluruh blangko, itu karena ada kerusakan saat proses pencetakan,” jelas dia.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved