Adu Jangkrik, Tubuh Ni Kadek Ani Terpental ke Sawah, Begini Kondisi Gadis 16 Tahun itu

Adu Jangkrik, Tubuh Ni Kadek Ani Terpental ke Sawah, Begini Kondisi Gadis 16 Tahun itu

Adu Jangkrik, Tubuh Ni Kadek Ani Terpental ke Sawah, Begini Kondisi Gadis 16 Tahun itu
Istimewa
Adu Jangkrik, Tubuh Ni Kadek Ani Terpental ke Sawah, Begini Kondisi Gadis 16 Tahun itu 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Seorang perempuan, Ni Kadek Ani Priyanti (16) mengalami patah pada bagian paha kaki kanan karena mengalami kecelakaan di Jalan By Pas Nyanyi jurusan Denpasar–Tanah Lot, Banjar Sinjuana, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Minggu (5/5/2019).

Ia ditabrak oleh sebuah mobil yang dikendarai WNA asal Amerika, Sean Paul Barnet (50) hingga terpental ke areal tengah sawah bagian utara jalan di sekitar TKP.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 Wita.

Sebelum kejadian, arus lalulintas berjalan normal.

Mobil yang dikendarai oleh Sean Paul ini datang dari arah timur (jurusan Denpasar) menuju barat (arah tanah lot) beriringan dengan sebuah truk.

Setibanya di TKP, mobil tersebut hendak mendahului truk tersebut dengan mengambil haluan ke kanan.

Namun, di saat bersamaan kendaraan yang dikendarai oleh Ani Priyanti juatru datang dari arah berlawan sehingga peristiwa kecelakan tak bisa terhindarkan.

Ani Priyanti kemudian terpental hingga ke areal sawah pada bagian utara jalan.

"Lokasinya di sebelah barat perempatan Nyanyi, Beraban, saat itu mobil menyalip truk dan dari arah berlawanan datang pengendara sepeda motor," ujar Kasatlantas Polres Tabanan, AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari, Minggu (5/5/2019).

Akibat kejadian tersebut, ungkap Kalpika, korban mengalami patah tulang pada bagian paha kiri hingga dilarikan ke BRSU Tabanan.

Selain itu, kendaraan korban pun ringsek pada bagian depan akibat benturan dengan sepeda motor dan sempat terpental.

"Kedua kendaraan juga mengalami ringsek. Tapi yang lebih parah adalah sepeda motor milik korban," ungkapnya.

Ia menegaskan, peristiwa ini disebabkan oleh WNA yang mengemudikan mobil.

Ia tak memperhatikan kondisi lalulintas saat hendak mendahului kendaraan lain, yakni truk.

"Yang jelas pengendara mobil penyebab kecelakaannya. Karena ia tak memperhatikan situasi saat hendak mendahului kendaraan lain," tegasnya.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved