Ida Ayu Komang Devi Raih Medali Perunggu Kejurnas Atletik Antar PPLP/D dan SKO 2019

Ida Ayu Komang Devi Trisna Vijayanti (17) berhasil memperoleh medali di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik Antar PPLP/D dan SKO 2019

Ida Ayu Komang Devi Raih Medali Perunggu Kejurnas Atletik Antar PPLP/D dan SKO 2019
Istimewa/Ida Ayu Komang Devi Trisna Vijayant
Ida Ayu Komang Devi Trisna Vijayanti berada di podium untuk menerima penghargaan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ida Ayu Komang Devi Trisna Vijayanti (17) merupakan satu diantara atlet atletik Bali yang berhasil memperoleh medali di Kejurnas Atletik Antar PPLP/D dan SKO 2019 di Kepulauan Bangka Belitung, tanggal 27 April-2 Mei 2019.

Devi memperoleh medali perunggu di nomor lompat jangkit putri dengan lompatan sejauh 11,13 meter.

Meski demikian, diakui Devi, prestasi tersebut tidak sesuai dengan prediksinya dan menurun dari tahun sebelumnya.

Namun, gadis yang baru lulus dari SMA Negeri 2 Denpasar ini mengaku senang dan bangga dapat membawa nama Bali ke podium.

“Seneng sih bisa berangkat dan membawa nama Bali ke podium. Tapi saya sedih juga karena saya berharap pasti bisa mempertahankan (medali emas), ternyata menurun, itu buat saya sedih juga, tapi senang bisa menyumbang medali,“ ucapnya saat ditemui Tribun Bali di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Minggu (5/5/2019).

Baca: Bali United U-16 Raih 5 Poin di Babak Penyisihan Grup C Seri 1 Elite Pro Academy Liga 1 U-16 2019

Baca: Tirtayasa Temukan Bekas Congkelan di Pintu Rumah, Uang Rp 4,1 Juta Raib Digondol Maling

Ia juga sudah melakukan evaluasi dan menemukan beberapa hal yang mungkin menyebabkan prestasinya menurun, seperti kurangnya latihan maupun daya tahan.

Semua kekurangan yang ia temukan rencananya akan diperbaiki secepatnya.

Setelah Kejurnas PPLP 2019 berakhir, masih ada kejuaraan lainnya yang menanti Devi, seperti Porsenijar Bali 2019 maupun Porprov Bali 2019.

Gadis berkulit sawo matang ini rencananya akan turun di nomor lompat jangkit putri dan lari 100 meter pada Porsenijar Bali 2019 nanti.

Ia juga pada berharap Porsenijar Bali terakhirnya ini dapat menyumbangkan medali emas untuk Denpasar, dan memperbaiki jarak lompatnya.

Baca: Adu Jangkrik, Tubuh Ni Kadek Ani Terpental ke Sawah, Begini Kondisi Gadis 16 Tahun itu

Baca: Pelaku Perampokan Kimia Farma Kabur karena Ketahuan Pakai Pistol Mainan, Begini Penjelasan Polisi

“Saya berharap bisa menyumbangkan medali emas, tahun lalu saya dapat medali perunggu. Untuk lompat jangkit mungkin menargetkan lompatan lebih baik dari sebelumnya, biar nembus 11 meter berapa gitu,” tuturnya.

Untuk mencapai target tersebut, Devi telah melakukan latihan hampir setiap hari, selain itu juga berencana menurunkan berat badan agar dapat melompat lebih baik lagi.

“Berat badan saya 57 kg sekarang, rencananya saya mau turunin 53 kg-an lah untuk Porsenijar Bali, jadi saya akan melakukan diet, dietnya kayak ngurangin makan di luar, ngemil, gorengan, snack dan minuman yang memiliki rasa dan banyak gula, porsi nasi juga dikurangi,” katanya.

Selain Devi yang memperoleh medali pada Kejurnas tersebut, ada juga atlet atletik Bali, I Made Agus Dwi Permana memperoleh medali perak di nomor lompat tinggi putra.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved