Simpang Ring Banjar

Desa Bresela Gianyar Pusatnya Penghasil Dulang Ukir, Anak Muda Mulai Lirik Potensi Pasarnya

Pusat pemasok kerajinan dulang, khususnya yang terbuat dari fiber berada Desa Bresela, Kecamatan Payangan, Gianyar

Desa Bresela Gianyar Pusatnya Penghasil Dulang Ukir, Anak Muda Mulai Lirik Potensi Pasarnya
Tribun Bali/Eri Gunarta
Usaha kerajinan dulang menjadi usaha yang paling banyak digeluti masyarakat Bresela, Payangan, Gianyar. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Upacara yadnya tidak pernah bisa lepas dari penggunaan dulang atau wadang untuk menaruh banten maupun kembang untuk bersembahyang.

Saat ini, dulang yang banyak diminati masyarakat, ialah yang dihiasi ukiran dengan cat prada emas.

Tahukah Anda? Pusat pemasok kerajinan ini, khususnya yang terbuat dari fiber berada Desa Bresela, Kecamatan Payangan. Satu di antaranya Banjar Gadungan.

Banjar Gadungan terdiri dari 210 kepala keluarga (KK). Perekonomian masyarakat ditopang dari hasil usaha kerajinan. Mulai dari kerajinan kayu dalam bentuk tatakan atau alas lilin, dulang fiber, pertukangan, pertanian dan pekerja pariwisata.

Namun dari sejumlah bentuk pekerjaan tersebut, pengusaha dulang fiber yang paling mendominasi, yakni hampir 65 persen masyarakat menggeluti usaha ini.

Kelian Dinas Gadungan, I Made Suanta mengatakan, sebelum masyarakatnya menggeluti dulang, usaha yang mendominasi adalah kerajinan kayu untuk tatakan lilin. Kerajinan tersebut diekspor ke luar negeri.

Saat terjadinya krisis finansial, banyak pengusaha yang beralih ke usaha dulang. Sebab potensi pasarnya tidak terpengaruh perubahan ekonomi.

Ia bersyukur, di tengah redupnya ekspor kerajinan kayu, masyarakatnya menemukan peluang usaha baru. Dengan demikian, ekonomi masyarakat pun bisa terselamatkan.

“Sebelum dulang, usaha yang pesat di sini adalah kerajinan kayu, untuk wadah lilin. Pasarnya ekspor, kalau saya sendiri lebih banyak ekspor ke Australia. Tapi sejak empat tahun lalu, penjualannya ngedrof saya tetap bertahan, tapi ada yang beralih ke usaha dulang. Astungkara, dengan adanya usaha dulang ini, masyarakat kami tetap mempunyai penghasilan,” ujarnya.

Para pegusaha dulang di Banjar Gadungan tidak semua berasal dari pengusaha kerajinan kayu yang bangkrut. Usaha kreatif inipun kini dilirik oleh generasi muda, yang sebelumnya tak berkecimpung di dunia kerajinan.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved