Sudah 3 Petani Tertusuk Jarum Suntik Bekas, DPRD Karangasem Gelar Rapat dengan Dinkes

sudah tiga kali petani tertusuk jarum suntik bekas di wilayah Abang, Karangasem, yakni tahun 2011 lalu, Maret 2019, dan akhir April 2019.

Sudah 3 Petani Tertusuk Jarum Suntik Bekas, DPRD Karangasem Gelar Rapat dengan Dinkes
Tribun Bali/Saiful Rohim
Sampah medis kembali ditemukan di sekitar aliran sungai dan area sawah di Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem, Jumat (3/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Wayan Pasek (40), petani asal Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem terluka terkena sampah medis di area sawah di Desa Abang.

Ia tertusuk jarum suntik di kaki kanannya saat menyabit rumput untuk pakan ternaknya.

Perbekel Abang, I Nyoman Sutirtayana mengatakan, peristiwa yang menimpa Wayan Pasek terjadi sepekan lalu. Meski luka tak begitu dalam, korban langsung membersihkan luka dengan air hangat dan mengeluarkan kotorannya.

"Yang saya ketahui, sudah tiga kali petani tertusuk jarum suntik bekas. Yakni tahun 2011 lalu, Maret 2019, dan akhir April 2019. Kejadian 2011, korban sampai meninggal dunia,"akui Nyomn Sutirtayana, Minggu (5/5/2019).

Ia menjelaskan, penyebab kejadian yakni lantaran kesalahan warga dan lembaga kesehatan yang buang sampah medis sembarang.

Baca: DPRD Minta Dinkes Selidiki Temuan Sampah Medis, Komisi IV Rencana Gelar Rapat Kerja Senin Depan

Petani di sekitar Abang pun resah setelah beberapa petani tertusuk jarum suntik beekas.

"Jumat kemarin, staf perbekel bersama karang taruna mengelar bersih-bersih di desa menyisir sungai. Hasilnya banyak kami temukan sampah medis. Seperti selang infus, botol obat, serta obat yang dijual tidak sembarangan," kata Sutirtayana.

Dilihat dari temuan sampah medis, kata dia, kecil kemungkinan dibuang warga setempat. Meski demikikian, pihaknya juga tak ingin menuduh dinas kesehatan.

Masalah ini diserahkan ke kepolisian dan Dinas kesehatan (Dinkes) Karangasem untuk menyelidiki.

Sutirtayana berencana akan bertemu dengan lembaga kesehatan yang beroperasi di Desa Abang,  untuk memberi imbauan dan sosialisasi terkait serakan sampah medis.

Sebab yang menjadi korban atas hal ini adalah masyarakat terutama petani.

Baca: Warga Tewas Tertusuk Jarum Suntik Bekas, Disebut karena Sampah Medis Berserakan di Sungai Desa Abang

Selain itu, Komisi IV DPRD Karangasem juga berencana menggelar rapat kerja dengan Dinas Kesehatan membahas pembuangan sampah medis ini. Rapat kerja rencana digelar hari ini di Gedung DPRD Karangasem.

Diberitakan sebelumnya, warga di Desa Abang, Kecamatan Abang menemukan sampah medis berserakan di sekitar sungai dan lahan pertanian.

Mereka menemukan jarum suntik, botol obat, peralatan bekas persalinan, dan bekas plastik obat-obat.

Warga menemukaan sampah medis di sungai dan sawah sejak tahun 2010. Namun Dinas Kesehatan telah mengetahui sejak sebulan lalu berawal dari informasi warga. Kasus sampah medis masih diselidiki Dinas Kesehatan serta kepolisian. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved