Pasar Ramadhan Kampung Jawa, Hari Pertama Diserbu Pemburu Takjil

Sepanjang jalan, kurang lebih 50 meter disulap menjadi pasar dadakan yang berisi lebih dari 100 pedagang makanan dan takjil berjualan secara berhadapa

Pasar Ramadhan Kampung Jawa, Hari Pertama Diserbu Pemburu Takjil
Tribun Bali/Noviana Windri
Pasar Ramadhan Masjid Raya Baiturrahmah dipenuhi para pemburu takjil di Jalan Ahmad Yani, Denpasar, Bali, Senin (6/5/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Apa sih yang selalu ditunggu saat bulan suci Ramadan?

Berbuka bersama keluarga, teman atau orang terkasih, salat tarawih di masjid, sahur dibangunkan dengan suara kentongan yang dipukul anak-anak, dan masjid-masjid yang selalu mengumandangkan bacaan ayat suci Al-qur'an.

Tentunya, semua itu yang selalu ditunggu dan selalu membuat rindu dari datangnya bulan suci Ramadan.

Namun, yang tak kalah ditunggu-tunggu yakni pasar kaget yang hanya ada selama bulan Ramadan.

Salah satunya di Pulau Bali meskipun mayoritas penduduknya beragama Hindu, namun selalu hidup berdampingan dan harmonis dengan penduduk beragama Islam.

Salah satunya pasar kaget di Kampung Jawa tepatnya di Pasar Ramadan Masjid Raya Baiturrahmah Kampung Jawa, Jalan Ahmad Yani, Denpasar, Bali yang hanya ada ketika Ramadan.

Sepanjang jalan, kurang lebih 50 meter disulap menjadi pasar dadakan yang berisi lebih dari 100 pedagang makanan dan takjil berjualan secara berhadapan.

Baca: Putu Adi & Kadek Mardiana Ditangkap, Setelah Tipu dan Ngaku sebagai Caleg Parpol di Jembrana Ini

Baca: Prof Windia Usul ke UNESCO Cabut Status WBD Subak, Bupati Eka: Mari Beri Solusi

Ragam takjil dan kuliner Ramadan dijual di lapak-lapak jualan sepanjang area Pasar Ramadan.

Dari sate ayam, es buah hingga jajanan pasar.

"Setiap Ramadan wajib ke sini. Apalagi ini kan adanya cuma setahun sekali. Jadi selalu ke sini setiap Ramadan. Enak-enak makanan yang dijual. Banyak pilihan juga. Harganya juga terjangkau. Suasana pasar juga ramai jadi kan seneng dan terasa sekali Ramadannya," ucap Apriska Wahyu saat ditemui Tribun Bali tengah membeli takjil di salah satu lapak.

Hari pertama, Pasar Ramadan Masjid Raya Baiturrahmah sudah diserbu oleh para pemburu takjil dan makanan berbuka.

Baca: Harus Berhenti Sekolah, Pemuda Ini Dituntut 8 Tahun Penjara karena Miliki 5 Paket Sabu-Sabu

Tak hanya itu, akibat membludaknya masyarakat yang memburu makanan berbuka dan fasilitas parkir yang tidak memadahi, menyebabkan jalan raya di depan Masjid Baitturahmah macet.

Tidak hanya pembeli muslim saja, pembeli non muslim juga bisa ikut menikmati suasana dan ragam kuliner Ramadan di Pasar Ramadhan Masjid Raya Baiturrahmah Kampung Jawa. (*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved