59 Sulinggih di Klungkung Tercecer Tanggungan Kesehatan Gratis

diperkirakan masih banyak sulinggih yang masih tercecer dan belum mendapatkan layanan kesehatan tersebut

59 Sulinggih di Klungkung Tercecer Tanggungan Kesehatan Gratis
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta dan Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra menyerahkan Punia kepada Sulinggih di Klungkung belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemkab Klungkung sejak tahun 2017 lalu memberikan jaminan kesehatan BPJS Kelas I kepada para sulinggih.

Namun diperkirakan masih banyak sulinggih yang masih tercecer dan belum mendapatkan layanan kesehatan tersebut.

Berdasarkan data di Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga di Klungkung terdata 143 sulinggih di Klungkung.

Rinciannya di Kecamatan Nusa Penida sebanyak 10 sulinggih, Dawan 29 sulinggih, Banjarangkan 40 sulinggih dan Kecamatan Klungkung 64 sulinggih.

Namun Pemkab saat ini baru memberikan bantuan jaminas kesehatan berupa BPJS kelas I kepada 84 sulinggih.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Klungkung, I Nyoman Mudarta tidak menampik masih ada sulinggih yang tercecer dan belum tecover jaminan kesehatan gratis dari pemerintah.

"Mungkin saja masih ada tercecer, karena kami hanya mendapatkan anggaran sejumlah itu (84 sulinggih)," jelas Mudarta, Selasa (7/5/2019)

Pihaknya hanya mengelola anggaran Rp 80.640.000 untuk mendanai program pelayanan kesehatan gratis kepada sulinggih. Masing-masing sulinggih dibayarkan iuran BPJS kelas I, dengan nilai Rp 80 ribu tiap bulannya.

Anggaran ini pun dipandang belum cukup karena untuk biaya administrasi untuk membuka rekening masing-masing sulinggih tidak dianggarkan.

Demi menjalankan program pemerintah tersebut, Mudarta berusaha mencarikan anggaran untuk biaya administrasi membuka rekening.

"Ini harus menjadi perhatian semua pihak, Dinas Kebudayaan tidak berdiri sendiri, Bappeda selaku perancang anggaran juga harus memperhatikan ini,” jelas Mudarta

Sementara Ketua PHDI Klungkung, I Putu Suarta menjelaskan, jumlah sulinggih yang diusulkan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis sejumlah 200 orang.

Menurut Suarta, sudah selayaknya sulinggih mendapatkan perhatian atas jasa-jasanya melayani masyarakat.

"Bupati mendorong agar sulinggih mendapatkan layanan kesehatan gratis," ujar Putu Suarta. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved