Jadi Tuan Rumah Pra PON 2019 Cabor Rugby, Ini Persiapan Pengprov PRUI Bali

Persiapan menghadapi Pra PON 2019 yang semakin dekat telah dilakukan Pengprov PRUI Bali, seperti pembentukan tim bayangan dan juga seleksi pemain

Jadi Tuan Rumah Pra PON 2019 Cabor Rugby, Ini Persiapan Pengprov PRUI Bali
Rugby Development Bali
Foto tidak terkait berita. Pertandingan tim rugby putra dan putri U-19 Bali di Kejuaraan Nasional Rugby 7s U-19 di Stadion Brawijaya, Surabaya tanggal 27-28 April 2019. 

Jadi Tuan Rumah Pra PON 2019 Cabor Rugby, Ini Persiapan Pengprov PRUI Bali

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Persiapan Pengprov Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Bali menghadapi Pra PON 2019 yang rencananya berlangsung di Bali, tanggal 17-18 Agustus 2019.

Ketua Umum Pengprov PRUI Bali, Nur Faizah menuturkan, persiapan menghadapi Pra PON 2019 yang semakin dekat telah dilakukan Pengprov PRUI Bali, seperti pembentukan tim bayangan dan juga seleksi pemain secara bertahap.

“Sekarang sih, kalau tim putri ada 26 orang dan untuk tim putra ada 30 orang,“ ucapnya saat dihubungi Tribun Bali, Selasa (7/5/2019).

Ia mengatakan, para atlet yang berada di tim bayangan telah melakukan latihan bersama seminggu sekali, dan pada hari lainnya mereka melakukan latihan di klub maupun pengkab/pengkot masing-masing.

“Persiapan Pra PON kita sebenarnya lebih kearah mereka seminggu sekali latihan bersama. Setiap pemain yang ada di tim bayangan Pra PON ini berlatih di klub-klub atau pengkab/pengkot masing-masing, nanti seminggu sekali baru ketemu,” ucapnya.

Baca: Tetapkan Target Maksimal, Tim Cricket Denpasar Ingin Perbaiki Prestadi di Porsenijar Bali 2019

Baca: Setelah Bunuh Istri Dan Dua Anak Tirinya, Pria Ini Kesurupan Saat Ditanya Wartawan di Kantor Polisi

Diungkapkan Faizah, rencananya TC akan digelar pada pertengahan Juni 2019, TC akan berlangsung sekitar 3 minggu dan setelah itu para atlet akan dikembalikan ke pengkab/pengkot atau klubnya masing-masing.

“Kita TC mungkin Juni, TC setelah lebaran dan itu tidak akan lama, paling maksimal 3 minggu, setelah itu dikembalikan lagi, terus tes dan seleksi lagi sampai 3 minggu sebelum Pra PON sudah fix,“ tuturnya.

Ia juga mengatakan, Pra PON 2019 cabang olahraga rugby rencananya akan memakai GOR Debes, Tabanan, Bali.

“Kalau dari PRUI Bali sendiri lebih ke GOR Debes ya, karena di Debes itu lebih banyak dapat bantuan human resources, jadi koordinasinya lebih enak. Bulan September kan juga ada Porprov, ingin sekali membantu menyukseskan Porprov dengan adanya Pra PON ini. Saya lebih banyak mengalihkan ke daerah-daerah yang memang masih perlu pengembangan. Saya sih mengajukannya ke PB itu ke Debes,” paparnya.

Baca: Akubank Youth Carnival 2019 Ajang Peserta Tampilkan Bakat

Baca: Hormati Pemain Bali United Yang Berpuasa, Teco : Kami Latihan Pukul 20.00 Wita Usai Buka Puasa

Ia berujar, tribun penonton yang pernah menjadi kendala beberapa waktu lalu tidak menjadi masalah lagi, ia berkata pihak PB PRUI tidak mempermasalahkan hal tersebut.

“Gak masalah, saya kemarin kebetulan waktu di Surabaya ketemu dengan TD untuk PON, TD PON itu otomatis TD Pra PON juga dan Ketua Umum PB, saya sudah jelaskan pada mereka dan saya kasih gambaran layout-nya, mereka gak apa-apa. Karena keterbatasan yang kita miliki bukan berarti kita tidak bisa melaksanakan kegiatan,” paparnya.

Ia juga menjelaskan, tribun penonton bukanlah hal utama dalam cabang olahraga rugby, ada hal lain yang lebih penting seperti luas lapangan dan kualitas rumput.

“Luas lapangan dan kondisi rumput itu yang paling utama dalam permainan rugby. Untuk kondisi rumput di GOR Debes bagus, itu untuk standar rugby oke lah, memang kita sih mengharapkan lebih, cuma ya istilahnya untuk standar rugby oke lah, dan kenapa lapangan harus bagus rumputnya? Itu karena menghindari cedera, itu salah satu safety nomor satu di rugby,” katanya.(*) 

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved