Cika Raih Medali Emas Kejurnas Panahan Gubernur AAU Open 2019

Atlet Panahan Denpasar, Bucika Dinda Zahrevi (17) memperoleh medali emas di kategori standar bow putri 40 meter aduan perorangan dan kualifikasi

Cika Raih Medali Emas Kejurnas Panahan Gubernur AAU Open 2019
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Bucika Dinda Zahrevi di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Rabu (8/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Atlet Panahan Denpasar, Bucika Dinda Zahrevi (17) memperoleh medali emas di kategori standar bow putri 40 meter aduan perorangan dan kualifikasi pada Kejuaraan Tingkat Nasional (Kejurnas) Panahan Gubernur AAU Open 2019, di Lapangan Sepak Bola Akademi AAU, Yogyakarta 25-28 April 2019.

Hal tersebut disampaikan langsung Cika saat ditemui Tribun Bali, di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Rabu (8/5/2019).

Ia pun mengungkapkan perasaan senangnya dapat memperoleh medali emas tersebut.

“Saya turun di kategori standar bow umum putri 40 meter aduan perorangan sama kualifikasi itu semuanya dapat medali emas,” ujarnya.

Cita mengaku tidak menyangka mendapatkan medali emas.

Baca: Simakrama Tribun Bali ke Kantor BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali

Baca: Sempat Viral, Oknum Pilot Lion Air yang Aniaya Pegawai Hotel Resmi Ditahan

Ia merasa persaingan yang terjadi lumayan ketat.

Juga ada atlet panahan Yogyakarta, Fauzia Putri yang pernah meraih medali perunggu di PON 2016 lalu.

Walau telah membawa pulang medali emas, Cika merasa masih ada beberapa kekurangan dalam dirinya yang ingin ia perbaiki secepatnya.

“Menata diri lagi karena saya merasa masih kurang percaya diri. Tetapi sejak ikut yang kejuaraan di Yogyakarta itu saya jadi lumayan berani, dan memperbaiki teknik memanah,” katanya.

Setelah kejuaraan tersebut berakhir, Cika pun sekarang tetap latihan untuk mempersiapkan mengikuti Porsenijar Bali 2019 akhir Mei 2019. 

Baca: Konsumsi Ikan Bali Dibawah Rata-rata Nasional, Putri Koster Minta Kantin Sekolah Sediakan Menu Ikan

Baca: Hanya Kuliah Tapi Tak Lulus, Seperti Ini Masa Lalu Luna Maya di Mata Dosen

Selama persiapan Porsenijar Bali 2019 ia mengaku tidak ada kendala yang ia alami.

“Saya kurangi pola latihannya, mungkin dulu saya latihannya,” ucapnya.

Cika tampak begitu bersemangat menyambut Porsenijar Bali 2019.

Ia menegaskan, semangatnya tersebut ada karena ingin melihat kemampuan para atlet dari kabupaten lainnya yang ada di Bali.

“Yang membuat semangat karena mungkin pesertanya bisa ngimbangin, kalau dulu kelihatan banget Denpasar tapi sekarang sudah merata semua. Sekalian melihat kemampuan atlet panahan dari kabupaten lain karena kebanyakan atlet panahan di Porjar Bali juga ikut Porprov Bali,” ucapnya. (*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved