Ramadan 2019

Pertamina Jamin Stok BBM Selama Ramadan hingga Lebaran di Bali Aman

Pertamina pastikan keterediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Denpasar aman selama Ramadan dan Lebaran

Pertamina Jamin Stok BBM Selama Ramadan hingga Lebaran di Bali Aman
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Petugas SPBU tengah mengisi tangki kendaraan bermotor di SPBU Pertamina Batuan, Sukawati (10/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pertamina pastikan keterediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Denpasar aman selama Ramadan dan Lebaran.

Senior Sales Executive Retail Wilayah IX Bali PT Pertamina (Persero), Bagus Handoko menuturkan, stok BBM selama Ramadan dan Lebaran di Bali aman.

"Stok BBM kita pastikan aman. Karena tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Tidak ada perubahan signifikan. Yang jelas kami akan monitor stok di SPBU setiap pagi, siang dan sore. Apabila terjadi ada potensi kekosongan akan segera diantisipasi dengan percepatan pengiriman. Selain itu, terminal BBM juga standby 24 jam," ucapnya saat dikonfirmasi Tribun Bali, Kamis (9/5/2019).

Baca: Bukan Sekadar Takjil Buka Puasa, Ternyata Kolak Punya Filosofi Mendalam yang Jarang Diketahui

Baca: Koster Berharap BRI Bantu Permodalan Masyarakat & Kontribusi Terhadap Pembangunan Bali

Dijelaskannya, pihaknya menyalurkan BBM sesuai kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran dan menyiagakan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas Rafi), dengan cara meningkatkan 10 persen penyaluran BBM ke SPBU maupun peningkatan stok di terminal induk di Bali.

Yakni di Pertamina Sanggaran, Pedungan, Denpasar dan Pertamina TBBM Manggis, Karangasem.

Baca: Mengonsumsi Terlalu Banyak Makanan Manis Ternyata Penyebab Timbulnya Jerawat, lho!

Baca: Comeitto Skincare Ternama Jepang Hadir di Indonesia, Apa Saja Keunggulannya?

"2 terminal induk itu adalah suplai utama dan ketahanan stok BBM dinaikkan rata-rata 10 persen. Selain itu juga penyaluran BBM ke SPBU dinaikkan," tambahnya.

Sementara, untuk gasoil (solar dekslite) dinaikkan sebesar 5-10 persen.

"Karena untuk gasoil rata-rata memang turun pas Hari Raya Idul Fitri. Tahun kemarin saja gasoil (solar dekslite) pas Ramadan dan hari raya 2018 itu turun 10-12 persen konsumsinya," pungkasnya.

Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved