Turah Mantri Jabat Ketum PSSI Denpasar, Ajak Pesaing Jadi Wakil

AA Ngurah Garga Candra Gupta meraih 12 suara voter dari 19 suara sah dalam Kongres Askot PSSI Denpasar 2019 di gedung Wanita Santhi Graha

Turah Mantri Jabat Ketum PSSI Denpasar, Ajak Pesaing Jadi Wakil
Tribun Bali/Marianus Seran
AA Ngurah Garga Candra Gupta (paling kiri) terpilih menjadi Ketua Umum PSSI Denpasar periode 2019-2023 dalam Kongres Askot PSSI Denpasar 2019 di gedung Wanita Santhi Graha Denpasar, Kamis (9/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - AA Ngurah Garga Candra Gupta meraih 12 suara voter dari 19 suara sah dalam Kongres Askot PSSI Denpasar 2019 di gedung Wanita Santhi Graha Denpasar, Kamis (9/5/2019).

Turah Mantri, panggilan akrabnya, pun menjadi Ketua PSSI Denpasar terpilih periode 2019-2023.

Baca: Hadapi Persebaya di Dipta Tanpa Penonton, Taufiq Berharap Motivasi Tim Makin Kuat

Baca: Hari Pertama Pasar Murah Bangli Sepi Peminat\

Baca: TRIBUN WIKI - Inilah 6 Daftar Alamat dan Jadwal Praktek Dokter Kandungan di Denpasar

Sementara, kandidat calon ketua umum PSSI Denpasar lainnya, AA Sudirka Yoga Semadi (Gung Civic) hanya mendapat tujuh suara.

Pemilik klub Damar Cakti ini, mengajak semua pengurus dan anggota PSSI Denpasar bersatu demi kebangkitan sepakbola Denpasar.

Hal itu ditunjukkan dengan keputusan mengajak lawan bertarung di Kongres  menduduki jabatan sebagai wakil ketua PSSI Denpasar.

"Setelah saya menjadi ketua, saya mengajak Gung Civic sebagai wakil saya. Saya mengajak kita semua dan anggota klub kembali membangun sepakbola Denpasar bersaing di Bali dan nasional," tegas Turah Mantri.

Menurutnya, dia ingin semua anggota yang memilih dirinya untuk duduk di kepengurusan.

"Saya tidak ingin ada sekat-sekat. Saya ingin Denpasar ini bersatu. Bersatu demi sepakbola di Denpasar untuk Bali dan nasional," tegasnya.

Mantan Ketua PSSI Denpasar, Eko Supriadi mengatakan, harapan terhadap ketua baru, agar membawa PSSI Denpasar lebih baik lagi dari kepengurusan semula. Dia berharap ketua memilih pengurus yang menjadi regenerasi dan energik.

Menjadikan Denpasar sebagai barometer sepakbola di Bali.

Ketua Asprov PSSI Bali, Ketut Suardana berharap adanya penataan organisasi PSSI Denpasar.

Harus bisa menciptakan sepakbola Denpasar seperti era galatama di divisi utama dan zaman perserikatan, dimana sepakbola bola Denpasar begitu ditakuti tim lain.

"Berjuanglah kembali membawa sepakbola Denpasar ke masa kejayaan. Belajar dari pengalaman yang ada untuk membenahi organisasi untuk mencapai sempurna," tegasnya.

Dalam kongres kemarin, sebanyak 21 klub anggota atau voter PSSI Denpasar, namun hanya 19 voter sah yang lolos secara administrasi sebagai pemilih.

Hadir juga dalam kongres ini Kerua Asprov Pssi Bali Ketut Suardana dan Ketua PSSI Denpasar lima tahun sebelumnya, Eko Supriadi, para Exco PSSI dan seluruh anggota PSSI Denpasar.(*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved