Kisah Hidup Sejoli Tuna Netra di Negara Kembali Bertemu Setelah 15 Tahun Terpisah

Jodoh memang misteri alam, entah bagaimana takdir kemudian mempertemukan mereka kembali.

Kisah Hidup Sejoli Tuna Netra di Negara Kembali Bertemu Setelah 15 Tahun Terpisah
Tribun Bali / I Made Ardhiangga
Mas Nan dan istrinya Susiyati tersenyum saat menyanyikan lagu, Kamis (9/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM - Senyum Susiyati (42) mengembang saat suaminya, Mas Nan (47) memetik senar gitar.

Pasangan suami istri ini adalah penyandang disabilitas.

Meski tak dapat melihat seperti orang pada umunya, namun kunci hidup bersyukur tetap mereka pegang teguh.

Mereka punya cerita hidup yang cukup mengispirasi.

Pasutri ini tinggal di Lingkungan Pertukangan, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Jembrana.

Kondisi rumah mereka memperihatinkan, atapnya bocor, tembonya pun keropos.

Untuk hidup, sehari-hari Mas Nan menjadi tukang pijat khusus pria.

Demikian juga Susiyati menjadi tukang pijat khusus perempuan.

Penghasilan sebagai tukang pijat tidaklah banyak. Mereka meminta bayaran seikhlasnya.

"Ya syukur kami masih bisa hidup cukup," ucap Mas Nan ditemui Tribun Bali di rumahnya, Jumat (10/5).

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved