Liga 1 2019

Ini Syarat Bali United Bisa Amankan 7 Poin Selama Puasa di Liga 1 2019 Menurut Coach Teco

Untuk memuluskan target tersebut, skuat Bali United harus bisa meladeni tiga lawannya secara mulus.

Ini Syarat Bali United Bisa Amankan 7 Poin Selama Puasa di Liga 1 2019 Menurut Coach Teco
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco. Bali United akan melakoni tiga laga di Liga 1 2019 selama bulan puasa ini. Dengan agenda itu, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco menarget tujuh poin. 

Pelatih Bali United Target 7 Poin Selama Puasa, Singgung Fokus Pemain dan Wasit

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bali United akan melakoni tiga laga di Liga 1 2019 selama bulan puasa ini.

Dengan agenda itu, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco menarget tujuh poin.

Untuk memuluskan target tersebut, skuat Bali United harus bisa meladeni tiga lawannya secara mulus.

Mereka yang harus dihadapi adalah kontra Persebaya pada 16 Mei di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Kemudian menghadapi laga kandang kedua di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali kontra Bhayangkara FC pada 21 Mei, kemudian laga tandang kontra Persija Jakarta.

Coach Teco mematok target tujuh poin dalam laga ini. Dua laga kemenangan kandang dan satu poin laga away kontra Persija Jakarta.

"Kita sudah bilang ke pemain. Kita sekarang harus fokus, pertandingan pertama, baru laga kedua dan ketiga," tegas Coach Teco pada Minggu (12/5/2019).

Menurut dia, target poin adalah tujuh di tiga laga perdana di bulan puasa.

"Target Poin, karena kita lawan tim bagus semua, tim- tim punya target tinggi di Liga 1. Dia punya target minimal tidak kalah."

"Saya pikir kita bisa cetak tujuh poin itu sangat bagus, di antara tiga pertandingan ini," tegas Teco.

Namun, Teco kembali berharap agar pengadil pertandingan memimpin laga dengan baik.

"Kita tetap pikir positif mereka (wasit) bisa pimpin pertandingan dengan bagus. Saya pikir terkadang mereka salah dalam pertandingan, ini juga biasa, " katanya.

Menurut dia, wasit harus bisa kontrol pertandingan untuk kedua tim yang bertanding.

"Wasit buat salah, pemain pasti terlalu emosional. Wasit yang pimpin harus bisa kontrol laga, itu lebih bagus," jelasnya. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved