Jelang Waisak, Ratusan Umat Budha Tunaikan Pujabakti Pattidana Serahkan Persembahan kepada Bikhu

Ratusan umat Budha berbondong-bondong memenuhi Vihara Budha Sakyamuni, Denpasar

Jelang Waisak, Ratusan Umat Budha Tunaikan Pujabakti Pattidana Serahkan Persembahan kepada Bikhu
Tribun Bali/Rizal Fanany
Umat Buddha berdoa saat upacara Pattidana di Vihara Buddha Sakyamuni, Denpasar, Bali, Minggu (12/5/2019). Upacara Pattidana atau pelimpahan jasa tersebut dilakukan untuk mendoakan arwah leluhur agar mendapatkan kebaikan dan kedamaian di alamnya yang merupakan salah satu ritual untuk menyambut Hari Raya Waisak. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR  - Ratusan umat Budha berbondong-bondong memenuhi Vihara Budha Sakyamuni, Denpasar, Minggu (12/5/2019).

Seperti diketahui, umat Budha tengah bersiap menyambut perayaan Tri Suci Waisak 2563/ BE 2019 yang jatuh dalam beberapa hari mendatang.

Sejumlah kegiatan telah digelar jauh-jauh hari. Kali ini, kegiatan yang dilakukan adalah Pujabakti Patidana. Pujabakti ini memiliki makna berderma atau sedekah yang dilakukan rutin menjelang hari raya.

Dalam kegiatan Patidana tersebut, ratusan umat memberikan persembahan berupa makanan, minuman kopi dan susu serta buah-buahan.

Persembahan ini sejatinya dipersembahkan untuk para leluhur yang diwakili oleh lima orang Bikkhu vihara.

Wakil Ketua Pengurus Vihara Sakyamuni, Sanjaya Gunawan mengatakan, persembahyangan Patidana dilakukan untuk mengenang jasa leluhur.

Baca: Truk Terguling di KMP Nusa Dua Saat Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, Tali Sling Putus

Baca: Panglukatan Agung Banyu Pangeweruh, Pertama Kali Digelar Pinandita Sanggraha Nusantara Korda Badung

Ketua Panitia Waisak Vihara Sakyamuni, Yuvan P. Gunawan mengatakan berbagai persembahan umat tersebut selain digunakan untuk kebutuhan vihara dan bikhu juga akan disumbangkan kembali kepada umat.

''Ada juga yang kami wujudkan sembako nanti akan kami bagikan kepada warga sekitar yang membutuhkan,'' paparnya di sela kegiatan.

Tradisi patidana merupakan sejumlah rangkaian kegiatan 'Mahajata' dilakukan sebagai pendalaman Dhamma yang dimulai sejak 19 April -19 Mei mendatang.

Baca: Diikuti 400 Anak Panti Asuhan, Yayasan Sahabat APAN Denpasar Gelar Bakti Ramadan APAN Ke-19

Baca: Pencurian Sapi Kembali Resahkan Warga Klungkung

Berbagai kegiatan dilakukan mulai peringatan HUT Vihara, bersih-bersih rupang, seminar kecil kepada masyarakat, termasuk pujabakti Pattidana.

Melalui Patidana, arwah leluhur bisa turut berbahagia dan mendorong mereka untuk terlahir kembali di alam yang lebih baik.

''Semoga dengan persembahan jasa kebajikan ini bermanfaat bagi mereka yang telah meninggal dunia,'' harapnya. (*)

Penulis: eurazmy
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved