Dharma Wacana

Makna Hari Suci Pagerwesi

Pagerwesi merupakan hari suci umat Hindu yang jatuh setiap empat hari setelah Hari Saraswati.

Makna Hari Suci Pagerwesi
TRIBUN BALI
Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda 

Oleh Ida Pandita Mpu Jaya Acharya Nanda

TRIBUN-BALI.COM -- Pagerwesi merupakan hari suci umat Hindu yang jatuh setiap empat hari setelah Hari Saraswati.

Uniknya di beberapa tempat, khususnya di Kabupaten Gianyar, banyak yang mengartikan Pagerwesi merupakan hari di mana kita tidak boleh menduduki bangku.

Karena itulah, sekolah-sekolah hingga kantor-kantor pemerintahan libur.

Menariknya, hingga saat ini penjelasan keliru tersebut masih diberikan kepada anak-anak sehingga makna Pagerwesi yang sesungguh masih belum dipahami.

Berbicara mengenai Pagerwesi, ada banyak tafsiran.

Ada yang mengatakan berasal dari dua kata, pager/pagar yang berarti kokoh, dan wesi/besi atau kuat.

Namun dalam Lontar Sundarigama dijelaskan, Pagerwesi itu adalah pemujaan kepada Dewa Siwa dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Pramesti Guru.

Mengapa pemujaan kepada guru? Karena guru memiliki fungsi adiluhung sebagai penuntun.

Di India, guru sangat penting, sehingga ada hari suci Guru Purnima.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved