Raih Nilai UN IPA Tertinggi Se-Bali, Siswi SMA di Denpasar Ini Diterima di Perguruan Tinggi Taiwan

Siswi SMAK Harapan Denpasar, Sharon berhasil meraih nilai Ujian Nasional (UN) jurusan IPA tertinggi se-Bali tahun 2019.

Raih Nilai UN IPA Tertinggi Se-Bali, Siswi SMA di Denpasar Ini Diterima di Perguruan Tinggi Taiwan
dok Pribadi/Tribun Bali
Berprestasi - Sharon, siswi SMAK Harapan Denpasar, peraih nilai UN jurusan IPA tertinggi se-Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -- Siswi SMAK Harapan Denpasar, Sharon berhasil meraih nilai Ujian Nasional (UN) jurusan IPA tertinggi se-Bali tahun 2019.

Tak tanggung-tanggung, ia berhasil meraih nilai sempurna (100) untuk mata pelajaran matematika dan fisika, yang merupakan mata pelajaran favoritnya.

Sedangkan untuk mata pelajaran bahasa Inggris ia memperoleh nilai 98, dan 96 untuk nilai bahasa Indonesia.

Sharon menceritakan rencana pendidikan yang akan ia tempuh setelah lulus SMA.

Sharon yang bercita-cita menjadi seorang arsitek ini akan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi Feng Chia Uni di Taiwan, yang merupakan sekolah profesi arsitek.

Bahkan ia telah diterima di perguruan tinggi tersebut sebelum pengumuman hasil UN.

Ia akan berangkat ke Taiwan pada bulan Agustus mendatang.

"Saya memilih melanjutkan pendidikan di sekolah profesi di Taiwan. Sekalian bisa belajar bahasa baru selagi berkuliah, dan jadi tantangan untuk survive di lingkungan yang baru," ujar Sharon.

Selama sekolah, Sharon juga telah meraih beragam prestasi, yaitu:Juara 3 Olimpiade Bahasa Indonesia, Universitas Mahasaraswati.

Juara 2 Cerdas Cermat Bahasa dan Sastra Indonesia, Undiksha. Juara 2 Pidato Sumpah Pemuda, Universitas Udayana.

Juara 2 Sketsa Arsitektur, Universitas Udayana. Juara 1 Debat Bahasa Indonesia, Undiksha. Juara 1 Pidato Hardiknas se-Jawa Bali, Universitas Udayana.

Ia juga pernah meraih  Silver Award, International Young Inventors Awards pada tahun 2018.

Penghargaan ini diterima atas inovasi yang diciptakan, yakni pemanfaatan sampah canang sebagai agregat dalam batako alias batako sampah canang.

Inovasi ini memanfaatkan sampah canang yang berlimpah di Bali dan untuk membantu memenuhi kebutuhan batako seiring pesatnya pembangunan.

Selain berprestasi dalam bidang akademik, Sharon juga aktif mengikuti ekstrakurikuler di sekolah, mulai dari klub matematika, jurnalistik, dan debat. (*)

Penulis: Meika Pestaria Tumanggor
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved