Targetkan Tuntas pada 2030, Mendagri Minta Kepala Daerah Komitmen Eliminasi Malaria

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta seluruh Kepala Daerah di Indonesia berkomitmen mengeliminasi Malaria.

Targetkan Tuntas pada 2030, Mendagri Minta Kepala Daerah Komitmen Eliminasi Malaria
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat menghadiri Peringatan Hari Malaria Sedunia tahun 2019 di Desa Budaya Kertalungu Denpasar, Bali, Senin (13/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR-Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta seluruh Kepala Daerah di Indonesia berkomitmen mengeliminasi Malaria.

Hal ini dikatakannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Peringatan Hari Malaria Sedunia tahun 2019 di Desa Budaya Kertalangu Denpasar, Bali, Senin (13/5/2019).

Pihaknya mengapresiasi bahwa 10 tahun ini, berdasarkan data Kemenkes pada tahun 2012 telah banyak pemerintah daerah (Pemda) yang mendapatkan sertifikat eliminasi malaria.

“Pada pemda yang mendapat sertifikat eliminasi tersebut harus mampu berupaya mempertahankan status tersebut sehingga status lainnya tidak ditemukan kembali,” kata Tjahjo.

Ia menambahkan Kemendagri sebagaimana amanat Undang –Undang sebagai Pembina Umum bagi Pemerintah Daerah berperan melakukan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

Sebagai konsekuensi amanat tersebut, Kemendagri memiliki fungsi untuk melakukan koordinasi, fasilitasi, asistensi, dan advokasi terkait dokumen perencanaan daerah RPJMD/RKPD dan penyelenggaraan daerah melalui APBD.

Baca: 2020 Mendatang, Bangli Beri Kredit Murah ke Petani dengan Bunga 3 Persen Per Tahun

Baca: Corat-coret Kelulusan SMA&SMK;, Sinta: Tak Corat-coret, Bagai Sayur Tanpa Garam

Kementerian juga diposisikan dalam penyelenggaraan program eleminasi malaria di tingkat kabupaten/kota.

“Beberapa praktik di luar Pulau Jawa dan Bali sebagai contoh telah dilakukan di Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan penjelasan Dirjen Bina Bangda (Bina Pembangunan Daerah) Kemendagri, bahwa rencana akhir RPJMD Sumatera Selatan misalnya mengeluarkan eliminasi kabupaten/kota serta memasukkan dalam peta eliminasi tahun 2014-2020."

"Ini betul-betul langkah konkret yang kami harapkan untuk seluruh provinsi dan kabupaten/kota dalam rancangan akhir RPJMD nya. Hal ini juga merupakan langkah konkret provinsi khususnya dalam melakukan pengelolaan RPJMD Kabupaten/Kota untuk memperhatikan isu-isu strategis nasional,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Kementerian Kesehatan dan menyatakan dukungannya dalam penanggulangan Malaria.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved