Terbukti Miliki 11 Paket Sabu-Sabu dan Divonis 9 Tahun, Pasutri Menerima

Hendra Kusuma Wanto (40) dan Marini Ansar Sari (39) tidak bisa menyembunyikan kesedihannya usai divonis 9 tahun penjara

Terbukti Miliki 11 Paket Sabu-Sabu dan Divonis 9 Tahun, Pasutri Menerima
Istimewa
Ilustrasi sidang 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hendra Kusuma Wanto (40) dan Marini Ansar Sari (39) tidak bisa menyembunyikan kesedihannya usai divonis 9 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (13/5/2019).

Pasangan suami istri (pasutri) ini tidak bisa berbuat banyak, dan pasrah menerima vonis tersebut.

Keduanya dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotik. Saat ditangkap, keduanya memiliki 11 paket sabu-sabu dengan berat 35,75 gram netto.

"Setelah kami berdiskusi, para terdakwa menerima, Yang Mulia," ucap anggota tim penasihat hukum dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar kepada majelis hakim pimpinan I Gede Ginarsa.

Di sisi lain, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gusti Ayu Rai Artini pikir-pikir belum bersikap dan masih pikir-pikir.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa. Sebelumnya, pasutri tersebut dituntut 13 tahun penjara. Juga pidana denda Rp 1 miliar, subsidair dua bulan penjara.

Baca: Impor 2 Kg Hasish dari India ke Bali, WN Jerman Dituntut 15 Tahun Penjara

Baca: Masih Lakukan Penyelidikan, Kapolresta Harap Pelaku Tabrak Lari di Benoa Square Serahkan Diri

Sementara dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan, kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan percobaan atau permufakatan jahat tindak pidana narkotik tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau atau menyediakan narkotik golongan I bukan tanaman, beratnya melebihi 5 gram.

Sebagaimana dakwaan alternatif pertama jaksa, pasutri tersebut dijerat Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik.

"Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Hendra Kusuma Wanto dan Marini Ansar Sari dengan pidana penjara masing-masing 9 tahun. Dikurangi selama menjalani tahanan sementara, dengan perintah tetap ditahan. Dan denda Rp 1 miliar, subsidair dua bulan penjara," tegas Hakim Ketua I Gede Ginarsa.

Diungkap dalam surat dakwaan jaksa, bahwa keduanya ditangkap pada hari Sabtu, 10 November 2018 di kamar kos, Jalan Pulau Misol, Denpasar Barat.

Baca: Belasan Pelaku Wisata akan Boyong Wisatawan Amerika Serikat ke Banyuwangi

Baca: Wanita ini Nekat Melahirkan Ditonton Anaknya di Lapangan Mengwi, Begini Kondisi Terkininya

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved