26 Cabor dan 5 Cabor Eksebisi Bakal Dipertandingkan di Porjar Bali

Technical Meeting cabang olahraga (cabor) Porjar Bali 2019 berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Denpasar, Selasa (14/5/2019).

26 Cabor dan 5 Cabor Eksebisi Bakal Dipertandingkan di Porjar Bali
Tribun Bali/Dewi Adi Damayanti
Sejumlah peserta technical meeting cabor Porjar Bali 2019 di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Denpasar, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Technical Meeting cabang olahraga (cabor) Porjar Bali 2019 berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Denpasar, Selasa (14/5/2019).

Pada Porjar Bali 2019 nanti terdapat 26 cabor yang akan dipertandingkan atau diperlombakan secara resmi, serta 5 cabor eksebisi. Adalah cabor Selam, Menembak, Softball/Baseball, Wushu dan Kabaddi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Made Rentin menjelaskan, pada 2019 ini Porjar Bali akan kembali berkolaborasi dengan kesenian sehingga namanya berubah menjadi Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Bali 2019.

“Porjar atau Pekan Olahraga Pelajar untuk tahun ini kembali dikolaborasikan dengan seni oleh karena itu Pemprov Bali menyebutnya menjadi Porsenijar atau Pekan Olahraga dan Seni Pelajar,” kata dia.

“Jadi keterpaduan antara olahraga dikombinasikan dengan bidang seni. Kami di Dinas Kepemudaan dan Olarhaga secara special khusus menangani keolahragaan tetapi kami berkolaborasi dengan rekan kami di Dinas Kebudayaan kaitannya dengan bidang seni,” ucapnya.

Porsenijar Bali 2019 rencananya akan berlangsung dari 26-31 Mei 2019.

Sebagian besar perlombaan dan pertandingannya diadakan di Denpasar.

Namun pada Porsenijar Bali 2019 nanti ada beberapa kabupaten yang tidak mengikuti cabor tertentu. Menanggapi hal tersebut Rentin pun berencana akan mengevaluasi untuk mencari tahu apa kendala serta permasalahannya.

“Untuk beberapa kabupaten yang belum bisa ikut di beberapa cabang olahraga, saya tadi sudah menegaskan hal tersebut menjadi catatan penting dan strategis,” kata dia.

Ia berharap para peserta yang mengikuti Porsenijar Bali 2019 dapat terus menggali potensi dan kemampuan yang dimilikinya agar ke depan dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Ia juga mengajak masyarakat Bali dan generasi muda Bali untuk menekuni olahraga.

“Saya mengimbau kepada masyarakat Bali atau generasi muda khususnya mari gandrungi olahraga sesuai dengan minat olahraga yang Anda miliki, ketika sudah terjun pada suatu cabang olahraga yang diminati tolong perdalam, jangan setengah hati tetapi perdalam,” jelasnya.

“Tunjukkan prestasi, tunjukkan kalau Anda (generasi muda) mampu bersaing, tidak hanya di Bali atau kabupaten/kota, tetapi di kancah nasional bahkan  internasional, kita tunjukan bahwa kualitas generasi muda Bali tidak kalah dibandingkan daerah lain,” ucapnya.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved