76 Desa Adat di Bali Kini Miliki Paparem Anti Narkoba, Suastawa Sebut Akan Kembangkan di Desa Lain

76 desa adat ini tersebar di lima kabupaten dan kota di Bali, di antaranya Badung, Denpasar, Buleleng, Karangsem, dan Klungkung.

76 Desa Adat di Bali Kini Miliki Paparem Anti Narkoba, Suastawa Sebut Akan Kembangkan di Desa Lain
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Penandatanganan MoU antara BNN RI dengan Universitas Udayana (Unud) di Fakultas Kedokteran Unud, Selasa (14/5/2019) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemberantasan narkotika dan obat atau bahan berbahaya (narkoba) di Provinsi Bali kini semakin ditingkatkan.

Bahaya narkoba di Bali tak hanya ditangani oleh pihak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN), namun kini juga diperhatikan oleh banyak desa adat.

Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa mengatakan, saat ini di Bali sudah terdapat 76 desa adat yang memiliki pararem anti narkoba.

76 desa adat ini tersebar di lima kabupaten dan kota di Bali, di antaranya Badung, Denpasar, Buleleng, Karangsem, dan Klungkung.

Sementara tiga kabupaten sisanya yakni Bangli, Jembrana dan Tabanan belum ada desa adat yang mengembangkan.

Baca: Ini Perkembangan Terbaru Kasus Pembunuhan Kasir Sebuah Minimarket Vera Oktaria

Baca: Pengurus DPC FPPI Kota Denpasar Masa Bakti 2019-2024 Dilantik, Ini Tiga Proker yang Paling Menonjol

Suastawa menjelaskan, seluruh desa adat di Bali nantinya juga akan diajak untuk mengembangkan pararem anti narkoba ini.

"Tabanan, Jembrana sama Bangli belum," kata Astawa saat ditemui di Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud), Selasa (14/5/2019).

Dirinya hadir di sana dalam acara Penandatanganan Momorandum of Understanding (MoU) antara BNN dengan Unud dan penandatanganan Pararem Anti Narkoba oleh Kepala BNN RI, Gubernur Bali dan Bupati/Walikota se-Bali.

Dalam acara tersebut hadir pula Kepala BNN RI Komjen Pol Heru Winarko, Gubernur Bali Wayan Koster, Kajati Bali Amir Yanto dan Rektor Unud Prof. AA Raka Sudewi.

Baca: Keistimewaan Menjadi Anggota DPR, Selain Dapat Gaji & Fasilitas Juga Dapat Uang Pensiun Seumur Hidup

Baca: Seragam Senilai Rp 25 M Dianggap Tipis, DPRD Badung Pertanyakan Kualitas Pakaian Sekolah Gratis

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved