Pasangan Selingkuh Ini Tertangkap Basah Warga Curi Ratusan Itik di Bongan Tabanan

Pasangan selingkuh melakukan pencurian itik di wilayah Subak Bongan, Banjar Bongan Kangin, Desa Bongan, Tabanan, sejak bulan April Lalu.

Pasangan Selingkuh Ini Tertangkap Basah Warga Curi Ratusan Itik di Bongan Tabanan
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Polsek Tabanan saat menggelar perkara dua orang pelaku pencurian itik di Mapolsek Tabanan, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pasangan selingkuh melakukan pencurian itik di wilayah Subak Bongan, Banjar Bongan Kangin, Desa Bongan, Tabanan, sejak bulan April Lalu.

Adalah I Wayan Artana (40) dengan Ni Nengah Widnyani (44) yang berhasil diamankan oleh korban, warga setempat, serta aparat kepolisian pada Kamis (2/5) lalu sekitar pukul 01.00 Wita.

Kanit Reskrim Polsek Tabanan, Iptu Nyoman Artadana menuturkan, pelaku diamankan korban, warga setempat, dan aparat kepolisian saat melakukan pencurian di TKP.

Setidaknya, kata dia, korban mengakui sudah kehilangan itik sebanyak tiga kali dengan jumlah total 130 ekor itik.

Baca: Jalan di Baturiti Tabanan Ini Benyah Latig, Saat Hujan Seperti Kolam Ikan

Namun, korban hanya mengakui baru dua kali (termasuk saat diciduk).

“Jika dari penuturan korban, sudah tiga kali kehilangan itik yang jumlahnya sekitar 130 ekor. Tapi pengakuan pelaku baru dua kali melakukannya,” jelasnya.

Disinggung mengenai hasil curian dibawa kemana, Iptu Artadana menyebutkan hasil curian dijual di wilayah Pasar Hewan Kediri dengan harga Rp 20 Ribu per ekor, padahal harga normal seekor itik mencapai Rp 50-60 ribu.

“Tergolong sangat murah dijual oleh pelaku, mungkin agar cepat laku dan habis karena merupakan hasil curian,” ungkapnya. (*) 

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved