Serba Serbi

Sabuh Mas, Pemujaan untuk Bhatara Mahadewa, Lakukan Ini

Sehari setelah Soma Ribek atau sehari sebelum Pagerwesi disebut dengan Sabuh Mas.

Sabuh Mas, Pemujaan untuk Bhatara Mahadewa, Lakukan Ini
Tribun Bali/I Putu Supartika
Ilustrasi persembahyangan. Tilem Pemujaan Kepada Siwa, Lakukan Yoga Saat Malam Hari 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -- Sehari setelah Soma Ribek atau sehari sebelum Hari Raya Pagerwesi disebut dengan Sabuh Mas.

Hari ini, Selasa (14/5/2019) merupakan hari Raya Sabuh Mas.

Sabuh Mas merupakan hari raya berdasarkan pawukon yang jatuh setiap enam bulan atau 210 hari sekali yang dilaksanakan pada Anggara (Selasa) Wage wuku Sinta.

Terkait hal itu, dalam lontar Sundarigama disebutkan:

Anggara Wage, sabuh mas ngaran, pasucian Bhatara Mahadewa, pakertinia ring raja berana emas manik, mwang sarwa mula ratna manik

Artinya menurut terjemahan Lontar Sundarigama yang diterbitkan PHDI Kabupaten Tabanan adalah pada hari Anggara Wage, disebut dengan Sabuh Mas.

Merupakan hari yang disucikan untuk memuja Bhatara Mahadewa, dengan jalan melakukan upacara agama, terhadap harta benda kakayaan, yaitu manik dan segala manikam.

Sehingga pada Sabuh Mas ini menurut lontar Sundarigama jelas merupakan hari pemujaan kepada Bhatara Mahadewa yang menguasai arah pascima (barat).

Pemujaan kepada Bhatara Mahadewa bertujuan untuk memohon kesentosaan serta kemajuan.

Sarana upakara yang digunakan yaitu suci, daksina, peras penyeneng, sesayut yang disebut amerta sari, canang lenga wangi, burat wangi dan reresik, tadah pawitra.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved