Angkot di Denpasar Terbunuh oleh Kendaraan Pribadi, Sopir Angkutan Umum Akan Digaji Pemerintah

Nasib angkutan umum kota (angkot) di Denpasar semakin tak menentu. Ini antara lain ditunjukkan oleh makin merosotnya jumlah armada angkot

Angkot di Denpasar Terbunuh oleh Kendaraan Pribadi, Sopir Angkutan Umum Akan Digaji Pemerintah
Tribun Bali/Rizal Fanany
NASIB ANGKOT - Sebuah angkot melintas di kawasan Kota Denpasar, Selasa (14/5/2019). Jumlah angkot di Denpasar semakin berkurang setiap tahun. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Nasib angkutan umum kota (angkot) di Denpasar semakin tak menentu.

Ini antara lain ditunjukkan oleh makin merosotnya jumlah armada angkot yang beroperasi di Denpasar dari tahun ke tahun hingga saat ini.

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar, dalam kurun waktu dua tahun terakhir sejak tahun 2016, jumlah armada angkot mengalami penurunan hingga 50 persen. 

Data terakhir pada tahun 2016 mencatat masih ada 500 armada angkot yang beroperasi di kota ini. Namun pada tahun 2017-2018 hanya tersisa 283 armada. 

Jumlah armada terbanyak tercatat terjadi pada tahun 2002, yang mencapai 1.047 unit.

Baca: Berikut Jadwal Layanan SIM Keliling Hari Ini di Denpasar, Badung dan Jembrana

Sekretaris Dishub Kota Denpasar, Ketut Sriawan mengatakan, penurunan jumlah armada merupakan efek berantai dari banyak hal.

Mulai dari meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi, pelayanan angkot yang tak maksimal hingga menjamurnya layanan kendaraan berbasis online.

''Hal ini kemudian mempengaruhi tingkat penggunaan kendaraan umum oleh masyarakat. Apalagi sejak pasca Bom Bali tahun 2002 itu,'' ujar Sriawan di Denpasar, Selasa (14/5)

Pesatnya penambahan jumlah kendaraan pribadi, kata dia, menjadi faktor 'pembunuh`utamanya angkutan kota.

''Tahu sendiri kan sekarang cara untuk mendapatkan kendaraan pribadi sangatlah mudah,'' katanya.

Baca: Pagerwesi Payogan Sang Hyang Pramesti Guru, Memagari Diri dengan Pengetahuan

Halaman
1234
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved