Bali United

Bali United vs Persebaya, Eks Gelora Dewata: Pemain Bintang Bali United Tak Bisa Bermain Bersama

Jelang laga Bali United vs Persebaya, eks Gelora Dewata juga mantan pelatih Celebes United, Wayan Sukadana, menyatakan tak mungkin

Bali United vs Persebaya, Eks Gelora Dewata: Pemain Bintang Bali United Tak Bisa Bermain Bersama
Tribun BAli/Marianus Seran
LATIHAN MALAM - Tim Bali United menggelar latihan di Canggu Club, Badung, Kamis (9/5/2019) malam. Menurut pelatih Stefano Cugurra Teco, latihan malam digelar untuk menghormati pemain, tim pelatih dan ofisial yang menjalani puasa. Dan laga Liga 1 pada Ramadan akan digelar malam hari. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA -- Jelang laga Bali United vs Persebaya, eks Gelora Dewata juga mantan pelatih Celebes United, Wayan Sukadana, menyatakan tak mungkin Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim, Paulo Sergio, Melvin Platje, dan Ilija Spaso dimainkan secara bersama di lini depan saat Bali United hadapi Persebaya, Kamis (16/5) malam di Stadion Dipta Gianyar.

Salah satu pemain harus diparkir. Karena para pemain ini memiliki tipe hampir sama.

Seperti Stefano Lilipaly dan Paulo Sergio, sama sama sebagai gelandang serang.

Baca: Djanur Sebut Bali United Los Galacticos-nya Indonesia, 3.000-an Bonek Diprediksi Serbu Stadion Dipta

Apalagi di posisi gelandang ada Brwa Nouri, dan Fadil Sausu yang bermain sebagai jangkar. Belum lagi Melvin Platje.

Fadil Sausu berperan sebagai pengatur serangan. Nouri akan ditempatkan sebagai jangkar di gelandang.

Sehingga Paulo Sergio dan Stefano Lilipaly tak bisa dimainkan secara bersama jika Ilija Spaso bermain sebagai target man.

"Ideal di gelandang, Fadil, Nouri, Paulo Sergio. Nouri Jangkar, Fadil atur serangan dan Paulo gelandang serang.
Formasi, Irfan Bachdim, Lilipaly, Melvin Platje atau Spaso, tak mungkin main semua secara bersama," jelas Wayan Sukadana.

Menurut dia, Stefano Lilipaly lebih efektif bermain sebagai gelandang serang. Bukan sebagai target man. Karena dia tipe pemain liar (agresif).

"Semua karakter pemain gelandang semuanya menyerang . Ya kita tahu bahwa Teco lebih tahu taktikal yang lebih bagus bagi tim. Saat lawan Persija Jakarta di kandang, Bali United bermain menyerang dengan formasi
3-4-3. Ini formasi yang cocok jika kembali diterapkan saat lawan Persebaya, "jelasnya.

Menurut Sukadana, sementara tim lawan akan bermain lebih taktis. Persebaya bermain bertahan dan andalkan seranggan balik.

" Persebaya punya permainan bola pendek dan cepat. Pemainnya kecil tapi punya kecepatan dan kekuatan, " katanya.
(*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved