Dukun Cabul Rudapaksa Gadis 15 Tahun, Diiming-imingi Dapatkan Emas Gaib Setelah Berhubungan

Dukun Cabul Rudapaksa Gadis 15 Tahun, Diiming-imingi Dapatkan Emas Gaib Setelah Berhubungan

Dukun Cabul Rudapaksa Gadis 15 Tahun, Diiming-imingi Dapatkan Emas Gaib Setelah Berhubungan
net
Dukun Cabul Rudapaksa Gadis 15 Tahun, Diiming-imingi Dapatkan Emas Gaib Setelah Berhubungan 

TRIBUN-BALI.COM, PADANG - Polres Padang Pariaman berhasil mengamankan seorang pria yang mengaku dukun diduga telah mencabuli seorang siswi di Padang Pariaman, Sumatera Barat ( Sumbar).

Pelaku yang berinisial S (49) tersebut, mengaku bisa mengeluarkan emas secara gaib, namun untuk mendapatkannya harus suci alias perawan.

Korban yang berinisial KMP (15), menurut pelaku, tidak perawan lagi.

Baca: Terkini, Begal Sadis Ditembak Mati Polisi, Korban Dibacok, Uang Rp 100 Juta dan Motor Dirampas

Sehingga, pelaku harus mengembalikan keperawanan korban agar emas bisa keluar dari alam gaib.

Pelaku berdalih melakukan hubungan badan dengannya bisa mengembalikan keperawanan korban.

Ketika itulah aksi cabul dilakukan oleh pelaku terhadap korban yang masih duduk di bangku sekolah itu.

Baca: Misteri Tubuh Wanita Dimutilasi, Anjing Pelacak Jalan 1 Km, hingga Tulisan di Telapak Kaki

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho didampingi Kasat Reskrim AKP Lija Nesmon menjelaskan, awalnya pelaku mengenali KMP dari teman wanita korban yang berinisial B.

"Pelaku seorang paranormal yang mengaku bisa mengeluarkan emas secara gaib," kata AKBP Rizki Nugroho kepada TribunPadang.com, Rabu (15/5/2019).

Ia menjelaskan, pada saat itulah B menanyakan di mana melihat emas yang akan ditarik tersebut.

Baca: Tubuh Wanita Diduga Dimutilasi di Atas Spanduk ini, Polisi Temukan Bekas-bekas ini

Lalu pelaku meminta B untuk datang ke tempat prakteknya yang beralamat di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.

Halaman
123
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved